MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Panitia Pelaksana Kongres ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas bergerak cepat mematangkan persiapan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggencarkan pemasangan baliho informasi di sejumlah titik strategis di Kota Ruteng dan sekitarnya.
Langkah taktis ini diambil untuk menggaungkan syiar acara sekaligus memastikan kesiapan Ruteng sebagai tuan rumah perhelatan nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 25 Juli 2026 mendatang.
Sterilisasi Informasi di Pintu Masuk Kota
Berdasarkan pantauan di lapangan, atribut sosialisasi luar ruang ini mulai menghiasi pusat kota hingga wilayah pinggiran.
Panitia secara khusus memprioritaskan dua gerbang masuk utama Kota Ruteng, yakni wilayah Cancar di sisi barat dan Carep di sisi timur, guna memastikan informasi visual langsung tersampaikan kepada masyarakat maupun tamu yang datang.
Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee), Irenius Asin, menyatakan bahwa pemasangan baliho ini merupakan bagian dari upaya menciptakan atmosfer yang hangat dan kondusif demi menyambut ratusan delegasi dari berbagai cabang PMKRI seluruh Indonesia.
“Kami ingin memastikan masyarakat Ruteng mengetahui dan turut menyambut perhelatan nasional ini dengan penuh sukacita. Selain sebagai media informasi, baliho ini juga menjadi simbol kesiapan kami sebagai tuan rumah,” ujar Irenius.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat Manggarai dapat memberikan dukungan moral agar agenda besar ini berjalan aman, tertib, dan sukses.
Menurutnya, momentum ini bukan hanya milik internal PMKRI, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Manggarai dan eksotisme Kota Ruteng kepada para peserta dari seluruh penjuru nusantara.
Senada dengan itu, Koordinator Seksi Perlengkapan, Safridus Aduk, menjelaskan bahwa teknis pemasangan media publikasi ini dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan akses utama mobilisasi massa.
“Kami sengaja memilih lokasi strategis seperti Cancar sebagai pintu masuk dari arah barat dan Carep dari arah timur. Dengan begitu, baik masyarakat lokal maupun tamu delegasi yang baru tiba bisa langsung mendapatkan informasi visual yang jelas mengenai pelaksanaan Kongres dan MPA PMKRI ini,” pungkas Safridus.













