MANGGARAI, PENA1NTT.COM –Pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), perhatian terhadap ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Perumda Air Minum Tirta Komodo Cabang Reo meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiagakan personel dan peralatan selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan distribusi air bersih, khususnya di wilayah Ibu Kota Kecamatan (IKK) Reo, tetap berfungsi di tengah dampak gempa dan potensi gempa susulan.
Kepala Unit/Cabang Perumda Air Minum Tirta Komodo Reo, Maksimus Kantur, turun langsung memimpin tim teknis melakukan pengecekan dan penanganan jaringan di sejumlah titik yang terdampak.
Tim teknis bergerak menyisir jaringan distribusi untuk mendeteksi kerusakan, termasuk pipa yang patah, bocor, maupun titik-titik jaringan yang mengalami gangguan akibat guncangan gempa.
“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Jika distribusi terhenti total, beban warga yang terdampak bencana akan semakin berat. Karena itu, kami berupaya semaksimal mungkin agar pasokan air ke rumah-rumah warga di wilayah Reok dan sekitarnya tetap terjaga,” ujar Maksimus Kantur saat berada di lokasi perbaikan jaringan.
Menurutnya, kondisi pascagempa membutuhkan penanganan cepat sekaligus kehati-hatian. Selain memastikan jaringan tetap berfungsi, petugas juga harus memperhatikan kondisi medan dan kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Karena itu, pengecekan jaringan dilakukan secara berkala untuk mengetahui secara cepat apabila terdapat kerusakan baru yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Warga Diminta Aktif Melaporkan Gangguan
Untuk mempercepat proses pemulihan jaringan, Perumda Air Minum Tirta Komodo Cabang Reo meminta masyarakat ikut berperan aktif selama masa tanggap darurat.
Warga yang menemukan kebocoran, pipa patah, maupun gangguan distribusi air di lingkungan masing-masing diminta segera melaporkannya kepada pihak Perumda Tirta Komodo Reo.
Selain itu, masyarakat juga diminta bersabar apabila sewaktu-waktu terjadi penurunan debit atau penghentian sementara aliran air. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat proses perbaikan dan pemeliharaan darurat pada jaringan yang terdampak gempa.
Perumda juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian selama proses pemulihan berlangsung.
Di tengah situasi bencana, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga solidaritas dan semangat gotong royong agar berbagai kebutuhan dasar warga dapat dipenuhi secara bersama-sama.
Siaga Sampai Kondisi Normal
Perumda Air Minum Tirta Komodo Cabang Reo menegaskan komitmennya untuk terus menyiagakan personel dan peralatan selama proses pemulihan berlangsung.
Penanganan tidak hanya diarahkan pada perbaikan kerusakan yang sudah ditemukan, tetapi juga pemantauan terhadap seluruh jaringan distribusi guna mengantisipasi gangguan lanjutan.
“Petugas akan terus berada di lapangan dan melakukan pemantauan. Kami berusaha agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan dan jaringan bisa kembali normal secepat mungkin,” tegas Maksimus.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, Perumda Air Minum Tirta Komodo Reo berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terlayani meski wilayah Reok masih berada dalam situasi pascabencana.













