MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah provinsi Nusa Tenggara Timur (Komda NTT) Daratan Timor akan mengirimkan tim relawan kemanusiaan ke Pulau Flores.
Langkah ini dilakukan untuk membantu percepatan penanganan darurat pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.
Aksi ini menjadi wujud nyata solidaritas untuk menguatkan ribuan warga terdampak di pengungsian.

Aksi Solidaritas dan Peduli Kemanusiaan
Para relawan yang akan dikirim tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan logistik, seperti bahan pangan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar.
Mereka juga mengambil peran aktif dalam penanganan di lapangan.
Tim akan berkolaborasi dengan BNPB, Basarnas, Pemerintah Daerah dan Gereja untuk mengelola dapur umum, membersihkan puing bangunan, serta mendampingi pendataan warga.
Setibanya di lokasi, relawan dari daratan Timor akan diterima langsung oleh pengurus daerah Pemuda Katolik di Flores.
Para pengurus setempat telah menyiagakan posko sebagai pusat kendali operasional dan pemetaan distribusi bantuan agar aksi kemanusiaan berjalan terarah.
Ketua PK Komda Provinsi NTT, Yuvensius Tukung, menegaskan pentingnya kolaborasi yang cepat dan solid.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran pengurus serta kader untuk membuka ruang koordinasi dan komunikasi lintas wilayah.
Menurutnya, koordinasi lintas wilayah harus diperkuat agar bantuan yang dihimpun dapat tersalurkan tepat sasaran.
“Kehadiran relawan membawa harapan dan simpati mendalam untuk menguatkan saudara-saudara kita yang sedang mengungsi agar pulih kembali,” ujar Yuvensius.

Lebih lanjut, Yuvensius mengimbau seluruh elemen pemuda dan masyarakat di NTT untuk terus memperkuat rantai kepedulian dan doa juga dukungan nyata.
Ia menegaskan bahwa Komda PK NTT siap menjadi jembatan kebaikan bagi siapa saja yang ingin bergotong royong meringankan beban warga terdampak hingga situasi pemukiman dan psikologis masyarakat Flores benar-benar pulih.
Selain bantuan fisik dan material, tim relawan juga menyiapkan program dukungan psikososial.
Program ini difokuskan untuk memulihkan kondisi mental anak-anak dan warga terdampak di posko pengungsian.
Kehadiran relawan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan di Flores.











