Gagas Gerakan Berdampak, Heribertus–Ferdinandus Dorong BEM UNIKA yang Progresif dan Berintegritas

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng periode 2026/2027, Heribertus Harianto Harjo dan Ferdinandus Juwa, menawarkan arah baru kepemimpinan BEM kampus melalui gagasan gerakan yang progresif dan berintegritas.

Pasangan ini siap bertarung dalam kontestasi Pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan membawa visi besar untuk menghadirkan perubahan nyata.

Mempertemukan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi Teologi, pasangan ini mengusung tagline “Bergerak, Berkarya, Berdampak” sebagai semangat utama pencalonan.

Gagasan tersebut diterjemahkan ke dalam lima prinsip dasar gerakan, yaitu transparan dalam tata kelola, terbuka dalam aspirasi, solid dalam konsolidasi, tegas dalam advokasi, serta nyata dalam pengabdian.

Dalam kontestasi kepemimpinan mahasiswa kali ini, Heribertus Harianto Harjo dan Ferdinandus Juwa berkomitmen mewujudkan BEM UNIKA Santu Paulus Ruteng sebagai wadah perjuangan mahasiswa yang transparan, progresif, responsif, dan berintegritas.

Visi tersebut ditujukan untuk membangun gerakan mahasiswa yang aktif berproses serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, Gereja, dan Tanah Air.

“Kami ingin BEM tidak sekadar menjadi penyelenggara kegiatan rutin, tetapi hadir sebagai wadah perjuangan yang benar-benar mendengar, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Setiap langkah yang kita ambil harus berintegritas dan memberikan dampak yang langsung dirasakan,” ujar Heribertus Harianto Harjo, Rabu (16/09/2026).

Untuk merealisasikan visi tersebut, mereka menjabarkan tujuh fokus misi strategis kelembagaan.

Pada aspek tata kelola organisasi, pasangan ini menekankan pentingnya transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas melalui pembenahan administrasi, pelaporan, hingga evaluasi berkala.

Dalam hal pengawalan aspirasi, BEM didorong menjadi ruang yang mampu mendengar dan memperjuangkan persoalan mahasiswa dengan advokasi yang jelas.

Selain itu, pengembangan budaya intelektual dihidupkan melalui penyediaan ruang diskusi dan kajian ilmiah agar mahasiswa mampu merespons berbagai persoalan secara kritis dan solutif.

Di bidang jejaring dan organisasi, Heribertus dan Ferdinandus menekankan pentingnya konsolidasi serta kolaborasi dengan organisasi mahasiswa, pemangku kepentingan universitas, lembaga keagamaan, pemerintah, dan elemen masyarakat.

“Gerakan yang solid lahir dari konsolidasi yang kuat dan ruang dialog yang terbuka. Kami ingin membangun kolaborasi lintas sektor sekaligus memastikan sistem tata kelola BEM tertata rapi agar menjadi fondasi yang kokoh bagi kepengurusan di masa mendatang,” ungkap Ferdinandus Juwa.

Dari sisi program kerja, mereka berfokus pada kegiatan yang relevan bagi pengembangan kapasitas, kepemimpinan, kreativitas, dan pengabdian sosial.

Keberlanjutan kelembagaan juga menjadi perhatian utama melalui penguatan sistem kerja dan penataan dokumentasi agar menjadi fondasi yang dapat dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya.

Mendapat nomor urut 1 dalam tahapan pengundian, pasangan Heribertus Harianto Harjo dan Ferdinandus Juwa siap mengikuti seluruh rangkaian proses Pemilwa sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Bagi mereka, ajang pemilihan ini merupakan ruang demokrasi mahasiswa untuk memperkenalkan gagasan, visi, serta arah gerakan demi kemajuan bersama di kampus UNIKA Santu Paulus Ruteng.

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *