Spirit Hidup Santa Candida, Biara Putri-Putri Yesus Tebar Kasih dan Motivasi bagi Anak Panti Somascan

MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Dalam rangka mengenang wafatnya pendiri ordo, Santa Candida, Biara Putri-Putri Yesus menggelar kegiatan bakti sosial dan aksi kasih bersama anak-anak di Panti Asuhan Biara Somascan pada Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda pelayanan rutin bulanan yang diselenggarakan biara tersebut.

Dalam kunjungan yang berlangsung hangat dan penuh keharuan ini, para suster dari Biara Putri-Putri Yesus didampingi oleh mahasiswi Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) St. Sirilus Ruteng.

Selain berbagi kasih, rombongan juga memberikan katekese singkat mengenai keteladanan dan kisah hidup Santa Candida.

Pembina Para Calon Suster (Postulan), Suster Marie, menegaskan pentingnya melihat kehadiran Kristus dalam diri setiap manusia, khususnya kaum miskin dan terpinggirkan, sebagaimana ajaran sang pendiri.

“Setiap orang adalah pribadi Yesus yang kelihatan. Karena itu, Santa Candida melihat wajah Yesus pada orang-orang miskin dan tertindas. Sebagai umat Katolik, kita semua dipanggil untuk terus melayani sesama,” ujar Suster Marie.

Hal senada disampaikan oleh Suster Judith, Pembimbing Asrama Putri SMAS St. Klaus Kuwu.

Ia mengajak anak-anak panti asuhan untuk senantiasa meneladani kepasrahan dan keteguhan iman Santa Candida dalam menghadapi persoalan hidup.

“Seperti Santa Candida yang sempat mengalami kesulitan ekonomi namun tetap menyerahkan segalanya kepada Bunda Maria dan Tuhan Yesus, ia akhirnya mendapatkan jawaban dan petunjuk. Mari kita taruh segala harapan, cita-cita, serta tantangan hidup kepada Tuhan,” ungkap Suster Judith.

Refleksi dan Penguatan Karakter Anak

Suasana kebersamaan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pemaknaan nilai-nilai keteladanan Santa Candida. Anak-anak panti tampak antusias membagikan pandangan mereka.

Riski, salah satu anak panti yang duduk di kelas 5 SD, mengaku terinspirasi oleh kedermawanan dan ketekunan berdoa Santa Candida.

“Saya suka Santa Candida karena dia sangat peduli dengan orang miskin dan mau membagikan rezekinya untuk orang lain. Saya juga belajar dari beliau untuk rajin berdoa kepada Bunda Maria,” tuturnya.

Riski juga menyampaikan doa agar para pengasuh dan rekan-rekannya di Panti Asuhan Somascan senantiasa dianugerahi kesehatan dan persaudaraan yang erat.

Kehangatan dan Pembinaan Bakat

Kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan panggung ekspresi bakat dari anak-anak Panti Asuhan Somascan. Anak-anak tampil percaya diri membawakan berbagai lagu.

“Mereka memiliki potensi yang luar biasa. Di waktu senggang, anak-anak selalu memanfaatkan kesempatan untuk belajar gitar dan saling melatih satu sama lain,” puji salah satu Frater Pembina Panti Somascan.

Kesan mendalam turut dirasakan oleh mahasiswi STIPAS Ruteng, Vilon Dalus. Ia mengaku mendapatkan pelajaran hidup yang sangat berharga dari ketegaran anak-anak panti.

“Mereka adalah anak-anak yang luar biasa hebat. Kunjungan hari ini memberikan pelajaran hidup yang paling berharga dan kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan,” kata Vilon.

Melalui kegiatan pelayan sosial ini, Biara Putri-Putri Yesus berharap spirit kepedulian Santa Candida dapat terus dihidupi.

Para suster juga mengajak generasi muda untuk lebih peka terhadap sesama serta semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan Bunda Maria.

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *