MANGGARAI, PENA1NTT.COM — SMP St. Stefanus Ketang akan menyelenggarakan Perayaan Panca Windu atau peringatan 40 tahun berdirinya sekolah.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2026. Seluruh agenda dipusatkan di kompleks SMP St. Stefanus Ketang dan beberapa lokasi pendukung.
Mengusung tema “Menapak Jejak, Merawat Kasih, Membangun Masa Depan“, momentum ini menjadi wujud syukur atas perjalanan panjang lembaga.
Sekolah Katolik yang didirikan oleh Pater Thomas Krump, SVD pada tahun 1986 ini telah menamatkan ribuan alumni yang kini berkiprah di berbagai daerah.
Kepala Sekolah SMP St. Stefanus Ketang, Fransiskus Panja, menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan formal.
Menurutnya, sekolah bertugas membentuk pribadi manusia yang utuh secara intelektual, moral, maupun spiritual.
“Perjalanan 40 tahun ini merupakan wujud penyelenggaraan Ilahi. Capaian ini lahir dari kerja keras pendiri, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua dan masyarakat,” ujar Fransiskus.
Ia menambahkan bahwa perayaan ini berlandaskan program kerja sekolah. Selain itu, kegiatan ini memegang teguh semangat pendidikan Katolik yang berakar pada nilai iman, harapan, dan kasih.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan, Adrianus Daduk, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk memperkuat kebersamaan.
Kegiatan dimulai sejak 10 Agustus dan mencapai puncaknya pada 14 Agustus 2026.
“Melalui momentum Panca Windu, kami ingin menumbuhkan rasa syukur dan mengenang jasa para pendiri. Kami juga ingin mempererat relasi antara siswa, guru, alumni, dan masyarakat,” jelas Adrianus.
Ia menambahkan, perayaan ini menjadi wadah untuk menampilkan potensi dan kreativitas siswa. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan citra positif sekolah di tengah masyarakat.
Penguatan Budaya dan Acara Puncak
Panitia mengemas rangkaian perayaan secara edukatif, spiritual, dan bernuansa kebudayaan. Sejak 10 hingga 13 Agustus 2026, beragam kegiatan digelar untuk warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Agenda tersebut meliputi ziarah mengenang pendiri, seminar sehari, serta reuni dan temu alumni. Selain itu, panitia menggelar pentas seni, pameran karya siswa, hingga Lomba Mbata antar-SD se-Paroki Rejeng.
Seluruh rangkaian acara akan ditutup pada 14 Agustus 2026 melalui Perayaan Ekaristi Syukur. Misa ini menjadi puncak ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama empat dekade perjalanan sekolah.

Sinergi Antar-Lembaga Pendidikan
Perayaan Panca Windu ini merangkul partisipasi dari berbagai pihak. Selain civitas akademika dan alumni, panitia melibatkan sekolah-sekolah tetangga di kawasan Lelak dan Rejeng.
Beberapa sekolah yang turut berpartisipasi antara lain SMAK St. Stefanus Ketang, SMAN 1 Lelak, dan SMPN 2 Lelak. Turut hadir pula peserta dari SDK Rejeng, SDK Lamba Ketang, serta TK Sta. Maria Diangkat Ke Surga Rejeng.
Melalui sinergi ini, panitia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Perayaan ini diharapkan memberi dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan di Manggarai dan NTT secara keseluruhan.











