Berita  

Masayarakat NTT Barat Desak Kementrian Tingkatkan Anggaran PJN Wilayah III Labuan Bajo: Agar Perbaikan Jalan Merata

Kasatker PJN Wilayah III Membawahi Penanganan Infrastruktur Jalan Nasional di Pulau Flores Bagian Barat

LABUAN BAJO, PENA1NTT.COM– Masyarakat Nusa Tenggara Timur bagian Barat,khususnya wilayah kerja PJN Wilayah III mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar meningkatkan prioritas dan menambah alokasi anggaran untuk perbaikan jalan nasional di Flores bagian barat.

Desakan ini disampaikan menyusul masih banyaknya ruas jalan nasional yang membutuhkan penanganan serius di 4 kabupaten: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Ngada.

JALAN ADALAH NADI EKONOMI DAN PARIWISATA

Bagi masyarakat NTT Barat, jalan nasional bukan sekadar aspal. Ini adalah nadi ekonomi, jalur distribusi hasil tani, dan akses utama pariwisata super prioritas Labuan Bajo.

“Kalau jalannya rusak, sayur dari Ruteng telat sampai Labuan Bajo. Harga naik. Wisatawan juga komplain. Kami minta Kementerian PUPR tambah anggaran lewat PJN Wilayah III biar perbaikannya bisa merata, tidak pilih-pilih titik,” ujar salah satu tokoh masyarakat Manggarai Barat, Minggu (10/8/2026).

APRESIASI TETAP ADA, TAPI KEBUTUHAN LEBIH BESAR

Masyarakat tetap mengapresiasi kinerja Kasatker PJN Wilayah III Provinsi NTT, Aan Marandius Umbar dan jajarannya yang selama ini bekerja menangani infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran.

Namun dengan luas wilayah dan kondisi geografis yang menantang, anggaran yang ada dinilai belum cukup untuk menangani semua titik kerusakan secara bersamaan.

“Kami berterima kasih ke Pemerintah Pusat dan Kementerian PU yang tiap tahun sudah prioritaskan NTT. Tapi kami mohon, untuk NTT Barat ini ditambah lagi. Agar perbaikan bisa menyentuh semua kecamatan, bukan hanya ruas utama saja,” tambah warga Manggarai Timur.

TUNTUTAN: TAMBAH ANGGARAN, PERBAIKAN MERATA

Dalam aspirasinya, masyarakat meminta 3 hal kepada Kementerian PUPR:

1. Meningkatkan Alokasi Anggaran untuk PJN Wilayah III Labuan Bajo di APBN 2027

2. Memprioritaskan Penanganan ruas jalan penghubung antar kabupaten dan sentra produksi

3. Transparansi Program agar masyarakat tahu ruas mana yang dikerjakan dan kapan

“Kami siap jaga aset jalan yang sudah dibangun. Tapi tolong, bangunnya juga merata. Jangan sampai ada wilayah yang masih terisolir karena jalan rusak,” harap masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, PJN Wilayah III masih fokus pada pemeliharaan rutin dan penanganan darurat sesuai pagu yang tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *