Camat Laut, Agus Supratman, saat menerima audiensi Ketua Adat Diwuk bersama salah satu warga terkait ketiadaan akses listrik.
(Foto: Istimewa)
Pena1ntt-com- Manggarai Timur-Warga Kampung Diwuk, Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, meminta pemerintah segera mencarikan solusi atas belum tersedianya akses jaringan listrik di wilayah mereka.
Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman, dalam pertemuan di Kantor Camat Lamba Leda Utara, Jumat (7/8/2026).
Ketua Adat Diwuk, Marselinus Ndatut, bersama Petrus Kanisius Darmin menyampaikan bahwa ketiadaan listrik telah menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat. Mereka berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai kebutuhan penerangan, tetapi juga sebagai bagian dari pemenuhan pelayanan dasar dan pemerataan pembangunan.
Menurut warga, akses listrik memiliki dampak langsung terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, kegiatan ekonomi, pelayanan publik, hingga keamanan lingkungan.
“Yang kami butuhkan adalah penerangan dan pemerataan pembangunan. Kami berharap persoalan listrik di Kampung Diwuk mendapat perhatian pemerintah,” kata Petrus Kanisius Darmin (11/08/2026)
Darmin mengatakan, persoalan akses listrik tidak hanya terjadi di Kampung Diwuk. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, masih terdapat sejumlah kampung di Kecamatan Lamba Leda Utara yang belum mendapatkan akses listrik secara optimal.
Kampung-kampung tersebut antara lain Haju Wangi, Hedok, dan Kawak.
Kondisi itu menunjukkan bahwa persoalan listrik masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat memastikan pembangunan infrastruktur listrik menjangkau wilayah yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik.
Darmin mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Camat Lamba Leda Utara Menanggapi aspirasi tersebut dengan menyatakan kesediaannya untuk mendampingi warga menyampaikan persoalan tersebut kepada PT PLN di Ruteng.
Pertemuan dengan pihak PLN direncanakan dilakukan dalam waktu dekat. Persoalan listrik di sejumlah kampung tersebut akan disampaikan secara bersama-sama agar kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam perencanaan dan perluasan jaringan listrik.
“Pak Camat (Agus Supratman) siap mendampingi kami ke PLN di Ruteng dalam waktu dekat,” ujar Darmin.
Mereka berharap langkah tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi berlanjut pada langkah konkret agar Kampung Diwuk dan kampung-kampung lain yang belum menikmati akses listrik dapat segera memperoleh pelayanan listrik yang layak.











