LABUAN BAJO, PENA1NTT.COM-Memasuki bulan kemerdekaan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu wujud nyata kemerdekaan itu sendiri. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah III Provinsi NTT, Aan Marandius Umbar.
Dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia 17 Agustus 2026,Aan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas jalan nasional di wilayah tugasnya.
Wilayah Kerja :Dari Labuan Bajo Hingga Ngada
Kasatker PJN Wilayah III membawahi penanganan infrastruktur jalan nasional di Pulau Flores bagian barat.
Wilayah kerjanya meliputi 4 Kabupaten:
Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo), Manggarai, Manggarai Timur, hingga Ngada.
“Ini adalah wilayah yang sangat strategis. Selain sebagai jalur ekonomi, juga jalur pariwisata super prioritas Labuan Bajo. Tugas kami memastikan konektivitas antar kabupaten berjalan lancar,” ujar Aan Marandius Umbar di Labuan Bajo, Sabtu (10/8/2026).
Apresiasi Masyarakat: Jalan Lancar,Ekonomi Hidup
Kinerja PJN Wilayah III mendapat apresiasi dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya di Manggarai Barat.
Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PU yang setiap tahun memprioritaskan pembangunan dan pemeliharaan jalan di wilayah NTT.
“Dengan adanya pekerjaan jalan nasional ini sangat membantu aktivitas masyarakat. Hasil pertanian dari Ruteng, Borong bisa lebih cepat sampai ke Labuan Bajo. Anak sekolah juga lebih aman,” kata salah satu warga.
Bagi masyarakat, jalan yang baik adalah kemerdekaan dalam bergerak, berdagang, dan mengakses layanan dasar.
Pesan 17 Agustus: Mari Jaga Aset Bangsa
Dalam semangat kemerdekaan, Aan Marandius Umbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga aset jalan yang telah dibangun pemerintah.
“Pembangunan jalan ini adalah hadiah kemerdekaan untuk rakyat. Mari kita jaga bersama. Jangan ada lagi yang merusak bahu jalan, membuang sampah ke drainase, atau melebihi tonase kendaraan. Kalau jalan kita jaga, maka roda ekonomi akan terus berputar,” harap Aan.
Ia menegaskan, di usia 81 tahun Indonesia, pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan kesadaran kolektif untuk merawatnya. Karena jalan yang bagus hari ini adalah warisan untuk anak cucu 100 tahun Indonesia merdeka.
Hingga Agustus 2026, PJN Wilayah III terus fokus pada pemeliharaan rutin, penanganan longsor, dan peningkatan struktur jalan di 4 kabupaten tersebut untuk mendukung kelancaran arus mudik, pariwisata, dan distribusi logistik.













