Wisudawan UKWMS Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyintas Bencana Gempa di Manggarai Barat

MANGGARAI BARAT, PENA1NTT.COM – Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban terdampak gempa bumi di Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi kepedulian sosial yang digagas dalam rangka kelulusan tersebut diwujudkan melalui pembagian 100 paket kebutuhan pokok yang berisi beras, telur, dan mi instan bagi warga terdampak.

Wakil Rektor I UKWMS, Dr. F.V. Lanny Hartanti, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata rasa syukur sekaligus kepedulian seluruh keluarga besar universitas terhadap sesama.

“Momentum wisuda tidak hanya dimaknai sebagai perayaan atas keberhasilan akademik para wisudawan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi berkat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Lanny Hartanti dalam keterangan resminya, Senin (07/09/2026).

Lanny menjelaskan, pemilihan warga terdampak gempa di Flores sebagai penerima bantuan didasari oleh semangat solidaritas kemanusiaan.

Aksi ini sekaligus mengimplementasikan nilai PeKA (Peduli, Komit, Antusias) yang dijunjung oleh UKWMS, khususnya pada aspek kepedulian sosial serta komitmen untuk hadir di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini memegang prinsip non scholae sed vitae discimus (belajar bukan hanya untuk ilmu pengetahuan, melainkan untuk kehidupan).

Pihak kampus berharap pendidikan di UKWMS mampu membentuk insan yang berkarakter, memiliki kepekaan sosial, serta bertanggung jawab terhadap sesama.

“Pendidikan di UKWMS diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membentuk insan yang memiliki kepekaan sosial, kepedulian, dan tanggung jawab untuk hadir bagi sesama,” tambahnya.

Bantuan dari sivitas akademika UKWMS ini disambut haru oleh warga setempat.

Tokoh muda Kampung Kalo, Fransiskus Siemang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada rektorat, wisudawan, dan seluruh keluarga besar UKWMS atas kepedulian yang diberikan.

“Saya sangat terharu. Terima kasih Widya Mandala. Baru UKWMS yang pertama datang melihat kami. Banyak rumah roboh, masyarakat tidur di tenda-tenda darurat, tetapi belum banyak bantuan yang datang, termasuk dari pemerintah,” kata Siemang.

Fransiskus menambahkan, Kampung Kalo merupakan salah satu wilayah terisolasi di Manggarai Barat dengan akses jalan yang sangat sulit dan membutuhkan kendaraan khusus untuk mencapainya.

Melalui penyaluran bantuan dasar ini, pihak UKWMS berharap dapat meringankan beban ekonomi serta mendampingi proses pemulihan masyarakat terdampak.

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *