KELUAR DARI KETERPURUKAN: ES MAWAR AYU PARERA JADI OBAT RINDU WARGA REO PASCA GEMPA

KELUAR DARI KETERPURUKAN: ES MAWAR AYU PARERA JADI OBAT RINDU WARGA REO PASCA GEMPA (Foto: Ninonk)

REO, PENA1NTT.COM — Gempa bumi yang mengguncang Flores meninggalkan luka dan keterpurukan bagi banyak warga. Namun, di tengah situasi sulit tersebut, semangat untuk bangkit justru tumbuh dari hal-hal sederhana.

Salah satunya datang dari Ayu Parera, perempuan kreatif asal Reo yang memilih melawan keterpurukan dengan cara sederhana: kembali berkarya dan membuka usaha Es Mawar.

Usaha yang dirintis dari rumah itu perlahan mendapat perhatian masyarakat. Racikan Es Mawar buatan Ayu menjadi salah satu minuman yang diburu warga Reo, baik mereka yang masih bertahan di tenda pengungsian maupun warga yang telah kembali ke rumah.

“Daripada larut dalam sedih, lebih baik kita bergerak. Dari hal kecil dulu,” ujar Ayu.

Bagi Ayu, berjualan Es Mawar bukan semata-mata untuk mencari penghasilan. Ada pesan yang lebih besar di balik aktivitas sederhananya tersebut, yakni mengajak masyarakat agar tidak terus larut dalam trauma dan kesedihan akibat bencana.

Mengajak Warga Reo Kembali dan Bangkit

Ayu berharap masyarakat Reo perlahan dapat kembali menjalani kehidupan normal, berkarya, serta membangun kembali perekonomian keluarga dari usaha-usaha kecil.

“Saya mengajak semua masyarakat Reo untuk kembali ke rumah, kembali berkarya. Kita tidak bisa terus terpuruk. Mari kita bangkit bersama, mulai dari usaha kecil kita masing-masing,” ajaknya.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran Es Mawar Ayu bahkan menjadi warna tersendiri di tengah suasana pascagempa yang masih penuh keprihatinan.

Bagi sebagian warga, segelas Es Mawar bukan hanya soal rasa segar. Minuman itu menjadi pengingat bahwa kehidupan harus terus berjalan meski masyarakat baru saja melewati masa sulit.

Dari Usaha Kecil Menjadi Simbol Kebangkitan

Pemulihan pascabencana tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, kebangkitan justru dimulai dari keberanian seseorang untuk kembali membuka usaha, bekerja, dan mengajak orang lain melakukan hal yang sama.

Ayu Parera menunjukkan bahwa perempuan Reo memiliki semangat untuk bangkit dan tidak menyerah pada keadaan.

“Kalau kita semua bergerak, Reo pasti bisa bangkit,” menjadi semangat yang ingin ia tularkan kepada masyarakat.

Kisah Ayu juga menjadi gambaran bahwa bantuan pascabencana memang penting, tetapi membangun kembali kemandirian masyarakat juga tidak kalah penting.

Dari rumah sederhana dan usaha Es Mawar, Ayu menyampaikan pesan sederhana: jangan terlalu lama terpuruk. Mari kembali berkarya, saling menguatkan, dan membangun Reo bersama-sama.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati Es Mawar buatan Ayu Parera atau mendukung usaha kecilnya, dapat menghubungi 087740779767.

Karena dari usaha kecil, harapan besar bisa tumbuh. Dari Reo, semangat untuk bangkit kembali dinyalakan.

Penulis: NinonkEditor: Irenius Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *