Keluhan Warga Nanga Banda Direspons, Camat Reok Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa

Keluhan Warga Nanga Banda Direspons, Camat Reok Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa (DOK. PENA1NTT.COM)

MANGGARAI, PENA1NTT.COM — Keluhan warga terdampak gempa di Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, mendapat respons dari pemerintah kecamatan.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp warga memperlihatkan seorang ibu berdiri di tengah reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa. Dalam video tersebut, ia menyampaikan kebutuhan paling mendesak yang diharapkannya dari pemerintah.

“Saya tidak butuh lain, saya cuma butuh terpal dengan sembako,” demikian pernyataan yang terdengar dalam video tersebut.

Kondisi rumah dalam video tampak mengalami kerusakan berat. Puing-puing bangunan, kayu dan material lainnya terlihat berserakan di sekitar lokasi.

Keluhan tersebut kemudian mendapat perhatian. Warga di Nanga Banda sebelumnya juga menyampaikan bahwa distribusi bantuan pascagempa belum sepenuhnya menjangkau seluruh keluarga terdampak.

Camat Reok Bergerak

Merespons kondisi tersebut, Camat Reok bergerak melakukan penyaluran bantuan kepada warga terdampak di Nanga Banda, Kelurahan Baru.

Berdasarkan foto yang diterima PENA1NTT.COM, bantuan yang disalurkan antara lain beras serta paket Family Kit dari Kementerian Sosial RI. Bantuan tersebut diterima langsung oleh warga.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari penerima bantuan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Camat Reok yang sigap merespons keluhan warga,” ujar salah satu penerima bantuan.

Bantuan tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah sebelumnya muncul keluhan mengenai warga yang belum menerima bantuan meski rumah mereka mengalami kerusakan akibat gempa.

Warga Minta Pendataan Tidak Berhenti

Meski sebagian warga telah menerima bantuan, persoalan distribusi belum sepenuhnya selesai.

Warga berharap pemerintah melakukan pendataan ulang terhadap seluruh keluarga yang terdampak, terutama mereka yang rumahnya mengalami kerusakan tetapi belum mendapatkan bantuan.

“Kami minta tolong dilakukan pendataan ulang. Jangan sampai ada warga yang terlewat. Rumah sudah hancur begini, masa masih dibilang tidak terdampak,” kata seorang warga.

Bagi warga, bantuan berupa terpal, bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya masih sangat dibutuhkan selama mereka belum dapat kembali menempati rumah secara normal.

Karena itu, warga berharap pemerintah kelurahan, kecamatan hingga pemerintah kabupaten terus berkoordinasi memastikan bantuan menjangkau seluruh korban terdampak.

Respons Camat Reok terhadap keluhan warga menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dari lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Namun, warga berharap langkah tersebut tidak berhenti pada distribusi awal, melainkan dilanjutkan dengan pendataan dan pengawasan agar tidak ada keluarga korban gempa yang terlewat dari bantuan.

 

 

 

.

Penulis: NinonkEditor: Iren Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *