MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM — Kerusakan jalan provinsi di Desa Bawe, Kampung Jati, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menjadi sorotan.
Jalan yang menjadi salah satu jalur transportasi masyarakat, termasuk kendaraan rute Pota–Reo, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah titik badan jalan dipenuhi lubang, batu tajam dan material yang mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah sopir kendaraan rute Pota–Reo mengambil langkah swadaya untuk menangani titik jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Dipimpin salah seorang pengusaha di Pota, Johan, para sopir secara mandiri mengumpulkan material berupa semen dan pasir untuk memperbaiki sejumlah bagian jalan yang rusak.
Perbaikan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana. Material diangkut menggunakan kendaraan dan pekerjaan dilakukan bersama-sama di lokasi kerusakan.
Aksi tersebut dilakukan karena para sopir setiap hari melintasi jalur tersebut dan merasakan langsung kondisi jalan yang rusak.
Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan secara lebih permanen terhadap ruas jalan tersebut, mengingat jalur itu tidak hanya digunakan oleh kendaraan angkutan, tetapi juga masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jalan ini merupakan jalan provinsi yang selama ini sangat membutuhkan perhatian. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi korban,” demikian keluhan yang disampaikan para sopir.
Menunggu Respons Pemerintah Provinsi
Kerusakan jalan provinsi di wilayah Lamba Leda bukan hanya menyangkut kenyamanan berkendara. Kondisi badan jalan yang berlubang dan dipenuhi material keras juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang melintas setiap hari.
Aksi para sopir memperbaiki jalan secara swadaya sekaligus memperlihatkan adanya kebutuhan mendesak terhadap penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.
Masyarakat dan para pengguna jalan berharap Pemerintah Provinsi NTT melalui instansi teknis segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi ruas jalan di Desa Bawe, Kampung Jati.
Mereka juga meminta agar kerusakan tidak hanya ditangani secara sementara, tetapi mendapat penanganan sesuai kewenangan dan kondisi teknis ruas jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi NTT maupun instansi teknis terkait mengenai rencana penanganan ruas jalan tersebut.
PENA1NTT.COM masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Pemerintah Provinsi NTT dan pihak terkait lainnya mengenai kondisi jalan serta rencana perbaikannya.













