Kisah Harapan dari Posko Sambi Rampas: Muhammad Gentar dan Dua Bayi Lahir Selamat

SAMBI RAMPAS, PENA1NTT.COM — Di tengah duka pascabencana gempa Flores, Posko Induk Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, menjadi saksi lahirnya tumpuan harapan baru. Sebanyak tiga bayi dilaporkan lahir dengan selamat di dalam tenda pengungsian, salah satunya diberi nama Muhammad Gentar Ramadhan Maulida oleh tim medis yang bertugas.
​Berdasarkan data resmi posko penanganan bencana, berikut adalah rincian identitas orang tua dan kondisi bayi:

1. ​Pasangan Sudirman dan Rifka Wulandari
​Berat Badan Bayi: 2,8 kg
2. ​Pasangan Reza Bordanto dan Maria Desiana        Walong
​ Berat Badan Bayi: 3,2 kg
3. ​Pasangan Erwin dan Siti Maya (Orang Tua            Muhammad Gentar)
​Berat Badan Bayi: 3,3 kg

Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis​Proses

persalinan darurat di tenda pengungsian ini ditangani secara intensif oleh tim gabungan tenaga kesehatan yang siaga di posko bencana:

– ​dr. Muchammad Zulkarnain
– ​dr. Khalvia Khairin
– ​dr. Kabul Budiono
– ​Nurdiyanto, A.Md.Kep. (Perawat)
– ​Rocky Fidra Anggara (Perawat)

​Penanganan medis tersebut turut didampingi oleh Kepala Puskesmas Pota, dr. Novi, beserta jajaran UPTD Puskesmas Pota, serta dipantau langsung oleh Camat Sambi Rampas, Teopilus Tahu.

Suasana Haru Diselimuti Kain Tradisional

​Dokumentasi di lokasi memperlihatkan momen emosional saat para tenaga kesehatan menggendong bayi yang baru lahir dengan balutan kain tradisional khas setempat. Meski berada di bawah naungan tenda darurat, kondisi para ibu dan ketiga bayi dilaporkan stabil dan sehat.

​”Kami sangat bersyukur. Di tengah keterbatasan fasilitas posko, seluruh proses persalinan dapat berjalan lancar. Ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Ini adalah bentuk anugerah di tengah ujian bagi warga Sambi Rampas,” ujar salah satu perwakilan tim medis.

Simbol Kebangkitan Sambi Rampas

​Camat Sambi Rampas, Teopilus Tahu, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para tenaga kesehatan yang bertugas tanpa kenal lelah.

​”Apresiasi tertinggi kami berikan kepada dr. Zulkarnain, dr. Khalvia, dr. Kabul, serta seluruh nakes yang terlibat. Kehadiran tiga bayi ini termasuk Muhammad Gentar, merupakan simbol generasi penerus Sambi Rampas yang wajib kita jaga bersama,” ungkap Teopilus.

​Kehadiran tiga bayi di tengah tenda pengungsian ini membawa pesan kuat bagi masyarakat terdampak: kehidupan akan terus berlanjut, dan Sambi Rampas pasti bangkit kembali.

Penulis: Ninonk Editor: Bino Maot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *