Berita  

Ernestus Holivil Terbitkan Buku “Demokrasi Zombie” : Bedah Wajah Demokrasi Indonesia yang Kian Membusuk

KUPANG, PENA1NTT.COM — Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana), Ernestus Holivil, resmi menerbitkan buku perdananya yang berjudul “Demokrasi Zombie”, sebuah kumpulan tulisan opini yang pernah dipublikasikan di berbagai media lokal maupun nasional. Buku ini menyajikan analisis kritis mengenai kondisi demokrasi Indonesia yang dinilai semakin kehilangan roh kerakyatan.

Penulis Buku Demokrasi Zombie, Ernestus Holivil: Dosen Universitas Nusa Cendana Kupang – Nusa Tenggara Timur

Melalui bahasa yang tajam, jenaka, namun menghujam, Ernest menggambarkan bagaimana demokrasi di Indonesia tampak hidup secara formal, tetapi sesungguhnya tengah “membusuk” di dalam. Putra kelahiran Manggarai tersebut juga mengajak pembaca untuk melihat wajah demokrasi Indonesia yang sesungguhnya: penuh kamuflase, kehilangan daya kritis, dan semakin jauh dari cita-cita kerakyatan. Ia menyebutnya sebagai demokrasi zombie—demokrasi yang berjalan, berbicara, dan bergerak, namun kehilangan kesadaran dan substansi.

Dalam prolog buku ini, analis politik Dr. Boni Hargens memuji keberanian intelektual Ernest yang mengangkat tema sensitif namun relevan dengan situasi politik nasional.

“Buku ini bukan sekadar kritik, tetapi alarm yang membangunkan kita dari tidur panjang. Ernest menulis dengan keberanian seorang intelektual muda yang tak gentar melawan arus. Demokrasi zombie adalah metafora yang tepat untuk menggambarkan wajah politik kita hari ini,” tulis Dr. Boni Hargens.

Sementara itu, akademisi FISIP Undana Dr. Laurensius Petrus Sayrani menyebut buku tersebut sebagai bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin memahami dinamika demokrasi di tanah air.

“Ernest berhasil menuliskan kritik serius dengan gaya renyah, kadang jenaka, namun tetap menghujam tepat ke jantung persoalan. Membaca buku ini, Kita seperti menonton parade demokrasi yang ternyata hanya diisi zombie politik. Saya menyarankan: bacalah buku ini, renungkan, dan jangan biarkan demokrasi kita terus jadi zombie ,” ujar Akademisi FISIP Undan tersebut.

Buku setebal lebih dari 200 halaman itu meramu pengalaman akademik, refleksi personal, dan analisis sosial politik yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Ernest menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya urusan politisi, aktivis, atau akademisi, tetapi setiap warga negara.

“Demokrasi Zombie mengajak pembaca untuk berhenti menjadi penonton. Sudah waktunya kita mempertanyakan, terlibat, dan merebut kembali demokrasi agar tidak selamanya disandera oligarki,” tulis Ernest.

Buku ini diyakini menjadi salah satu kontribusi penting dari akademisi NTT untuk percakapan nasional mengenai masa depan demokrasi Indonesia. Demokrasi Zombie kini tersedia untuk masyarakat luas dan diharapkan dapat memantik diskusi dari ruang kelas hingga warung kopi, dari kampus hingga ruang publik.

Informasi Pemesanan Buku

Bagi pembaca yang ingin memiliki buku Demokrasi Zombie karya Ernestus Holivil, dapat melakukan pemesanan melalui beberapa platform berikut:

Shopee:https://shopee.co.id/product/15385962/53551170212/

Tokopedia:https://tk.tokopedia.com/ZSygwf98C/

TikTok Shop:https://shorturl.at/2JdJy

Melalui Redaksi pena1ntt.com (WA: 085338579344)

Penulis: Irenius Putra Editor: Tim Editor Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *