MANGGARAI BARAT, PENA1NTT.COM – Dedikasi serta kerja keras personel Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat dalam misi kemanusiaan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan Piagam Penghargaan kepada personel yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan pencarian korban tenggelamnya KLM Putri Sakinah.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, dalam upacara di Lapangan Apel Mapolres Manggarai Barat, Rabu (01/04/2026).
Piagam dengan Nomor: BPBD.360/6/1/2026 ini menjadi bentuk pengakuan resmi atas kontribusi luar biasa Polri dalam menyelamatkan wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut di perairan Labuan Bajo.
Sebanyak 40 personel yang terdiri dari golongan Perwira dan Bintara menerima penghargaan tersebut diantaranya Kabag Ops Kompol I Wayan Merta, KBO Sat Pam Obvit IPTU I Nyoman Budiarta, serta KBO Sat Polairud IPDA Henro Manurung.
Penghargaan ini juga diberikan secara kolektif kepada jajaran personel Satuan Polairud dan Satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Mabar yang terjun langsung di lapangan.
Dalam keterangannya pada Kamis (2/4/2026), AKBP Christian Kadang menyatakan rasa bangga mendalam atas profesionalisme anggotanya selama proses pencarian di medan yang menantang.
Ia menegaskan penghargaan dari Gubernur ini merupakan pengakuan atas kolaborasi solid seluruh tim dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan dari Gubernur ini bukan hanya untuk individu, tetapi merupakan pengakuan atas kolaborasi seluruh tim. Hal ini membuktikan tugas aparatur negara merupakan amanah untuk melayani sepenuh hati,” tegas AKBP Christian.
Untuk diketahui, KLM Putri Sakinah, kapal wisata berukuran 27 GT, mengalami kecelakaan di Selat Padar saat berlayar dari Pulau Kambing menuju Pulau Komodo.
Cuaca buruk dan gelombang tinggi menyebabkan kapal berpenumpang 11 orang tersebut tenggelam pada koordinat $08°36’35.26″S – 119°36’42.84″E$.
Hingga misi SAR berakhir, tercatat 7 korban ditemukan selamat dan 3 orang meninggal dunia, sementara 1 penumpang lainnya dinyatakan hilang.
Lebih lanjut, AKPB Christian juga menekankan sinergitas antara Polri, Basarnas, TNI, dan unsur terkait lainnya membuktikan kesolidan negara dalam melindungi masyarakat serta wisatawan mancanegara.
Ia berharap prestasi yang didapatkan anggota menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan standar pengamanan dan kesiapsiagaan.
“Kami tetap harus siap siaga dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat,” pungkasnya.
Keberhasilan misi kemanusiaan ini kembali mempertegas peran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan penyelamat masyarakat di tengah situasi darurat.













