PKM Paskah di Stasi Naron, Komitmen Mahasiswa STIE Karya Perkuat Sinergi dan Pengabdian Sosial

Mahasiswa STIE Karya melaksanakan PKM Paskah di Stasi Naron Paroki Lengkong Cepang.

MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM – Semangat pelayanan dan pengabdian masyarakat mewarnai perayaan Pekan Suci Paskah di Desa Reweng, Kecamatan Lamba Leda Timur.

Sejumlah mahasiswa Program Studi Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng melaksanakan asistensi di Stasi Santa Chalista Naron, paroki Lengko Ajang, sejak Kamis (2/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).

​Kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa bantuan teknis, tetapi juga menyuntikkan energi spiritual baru bagi umat setempat dalam merayakan hari kemenangan iman Kristiani.

Kolaborasi Liturgi dan Bakti Sosial

​Selama empat hari intensif, para mahasiswa membaur dengan masyarakat melalui berbagai aksi nyata.

Dimulai dengan pembenahan lingkungan gereja dan dekorasi altar, mereka juga berkolaborasi erat dengan Orang Muda Katolik (OMK) setempat dalam prosesi Jalan Salib.

​Puncak kontribusi mereka terlihat dalam rangkaian perayaan Tri Hari Suci, di mana mahasiswa mengambil peran krusial sebagai Kor, ​Lektor,dan Lektris hingga ​Pemazmur.

​Vinsensius Jemadi, mewakili umat Stasi Santa Chalista Naron, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para mahasiswa.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa telah memicu kebangkitan semangat gotong royong umat.

“​Kehadiran mereka adalah berkah. Mahasiswa telah membangunkan kami dari rutinitas dan kesibukan pribadi untuk kembali fokus pada pelayanan gereja. Keaktifan kaum muda ini menjadi inspirasi besar bagi kami di tingkat basis,” ujar Vinsensius.

Vinsensius menambahkan, ​semangat Paskah kini tidak sekadar bergaung lewat ritus dan doa di altar.

Setiap Kepala Keluarga (KK) juga mengambil inisiatif mandiri untuk menyumbangkan satu buah bangku gereja secara sukarela.

“Tindakan kolektif ini menjadi simbol tanggung jawab bersama yang lahir dari motivasi positif kehadiran mahasiswa,” tambahnya.

Aktualisasi Diri dan Pengabdian Perguruan Tinggi

​Ayufesta Eflinda, perwakilan mahasiswa, menjelaskan bahwa Asistensi Paskah ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.

” ​Kegiatan ini adalah ruang bagi kami untuk mengaktualisasikan pengetahuan dan nilai-nilai yang didapat di kampus ke dalam kehidupan bermasyarakat. Kami belajar tentang disiplin, komitmen, dan empati melalui dialog langsung dengan warga,” tuturnya.

​Ia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat warga Desa Reweng.

Baginya, pengalaman ini bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter mahasiswa agar mampu hadir secara aktif dan solutif di tengah masyarakat di masa depan.

“Sungguh sebuah kehormatan kami bisa hadir bersama umat disini. Berharap pengalaman positif yang didapat menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi lebih peduli kepada sesama kedepannya,” pungkas Ayufesta.

Kontributor: Edwin Dianto

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *