Berita  

Warga Reo Keluhkan Tabiat Pengusaha yang Merampok Hak Pejalan Kaki

MANGGARAI, Pena1NTT.Com – Trotoar yang sejatinya di peruntukkan bagi pejalan kaki kini berubah fungsi menjadi tempat berjualan di Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Sejumlah pengusaha dan pedagang kecil memanfaatkan bahu jalan serta trotoar sebagai lapak dagangan, terutama di kawasan Jalan Pertokoan Reo, Kelurahan Reo.Kondisi tersebut di keluhkan warga dan pengguna jalan.

Mereka merasa tidak nyaman saat melintas di trotoar yang kini dialihfungsikan menjadi tempat parkir dan tempat jualan oleh pengusaha pertokoan di sekitar jalan.

Tak hanya mengganggu pejalan kaki, aktivitas jualan di trotoar juga menyebabkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

“Pejalan kaki jadi terganggu karena trotoar di penuhi dagangan seperti yang terjadi di Jalan Pertokoan reo ini. Pemerintah harus menertibkan ako, cece atau baba cina yang berjualan di pinggir jalan,” ujar salah seorang warga Reo kepada Pena1NTT.com, Rabu (5/11/2025).

Warga tersebut menilai, pemerintah seharusnya bertindak tegas karena area pasar resmi sudah di sediakan bagi pedagang.

“Kalau tidak di tertibkan, jalan pertokoan akan terus macet dan berantakan. Pemerintah harus tegas,” tegasnya.

Sementara itu, Andi, salah seorang pedagang kaca mata yang juga berjualan di trotoar, mengaku memilih lokasi tersebut karena lebih ramai pembeli. Ia menyebut alasan ekonomi sebagai faktor utama.

“Kalau berjualan di pasar harus bayar sewa tempat. Di trotoar tidak perlu sewa, jadi bisa hemat,” ujar Andi.

Namun, Andi juga mengaku waspada terhadap razia Satpol PP. Ia mengatakan, setiap kali ada informasi tentang penertiban, ia akan segera memindahkan barang dagangannya agar tidak disita.Sayangnya, hingga kini pemerintah setempat, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, dinilai belum melakukan tindakan tegas terhadap para pedagang yang memanfaatkan trotoar.

Akibatnya, kondisi trotoar di kawasan pertokoan Reo terus di penuhi barang dagangan dan aktivitas jual beli.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk menertibkan para pedagang liar demi mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang aman bagi pejalan kaki dan menjaga ketertiban lalu lintas di wilayah Reo.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: Tim Redaksi Pena1NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *