
Manggarai, Pena1NTT.com – Warga Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, mengaku geram terhadap pelayanan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ruteng. Pasalnya, jadwal pemadaman listrik yang diumumkan pihak PLN kerap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Pemadaman dengan alasan “peningkatan keandalan listrik” ternyata berlangsung jauh lebih lama dari waktu yang telah diumumkan.
Kemarahan warga memuncak pada Selasa, 30 September 2025, ketika PLN ULP Ruteng mengumumkan jadwal pemadaman listrik dari pukul 09.00 WITA hingga 16.00 WITA untuk wilayah Reo, Reo Barat, dan sekitarnya. Namun, hingga pukul 23.10 WITA, aliran listrik belum juga menyala.
“Akibat pemadaman berjam-jam, bahan makanan yang disimpan di kulkas rusak dan busuk. Tapi pihak PLN seolah tidak peduli,” keluh salah satu warga Kelurahan Reo kepada Pena1NTT.com.
Warga menilai, PLN ULP Ruteng telah menunjukkan pelayanan yang buruk dan tidak profesional. Mereka bahkan mendesak UP3 Ruteng untuk segera mencopot Kepala ULP Reo, karena dianggap gagal mengatasi persoalan pemadaman listrik yang berulang-ulang di wilayah tersebut.
“Ini bukan pertama kali. Setiap kali ada pengumuman pemadaman untuk perbaikan jaringan, jadwalnya selalu molor. Kami sangat kecewa,” ujar warga lainnya.
Listrik akhirnya kembali menyala sekitar pukul 23.30 WITA, namun kejadian itu dianggap warga sebagai bukti lemahnya komitmen dan inkonsistensi pihak PLN.
“Sebagai perusahaan BUMN, PLN seharusnya mengutamakan kepuasan dan pelayanan pelanggan, bukan justru menimbulkan kekecewaan karena pelayanan yang amburadul,” tegas warga.
Masyarakat berharap pihak PLN ULP Ruteng segera melakukan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terus berulang di kemudian hari.














