MANGGARAI BARAT, PENA1NTT.COM — Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur Fraksi NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kota Komba–Kota Komba Utara, Elvis Jehama, mengunjungi 19 pasien korban gempa asal Manggarai Timur yang masih menjalani perawatan di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, (03/09/2026)
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi para korban sekaligus melihat perkembangan penanganan medis setelah mereka menjalani perawatan di Labuan Bajo.

Dalam kunjungan itu, Elvis juga berdiskusi dengan pihak rumah sakit, termasuk dokter Elisabet yang menangani para pasien korban gempa.
Dari penjelasan dokter Elisabet, sebanyak 19 pasien korban gempa asal Manggarai Timur mendapatkan perawatan di RSUD Komodo. Sebagian besar pasien mengalami cedera dan fraktur akibat gempa.
Meski demikian, kondisi mayoritas pasien dilaporkan telah membaik setelah mendapatkan penanganan medis. Beberapa pasien masih membutuhkan perawatan lanjutan.
Kabar baiknya, pasien yang kondisinya sudah membaik telah diperbolehkan untuk pulang dan melanjutkan perawatan di RSUD Borong, Manggarai Timur.
Elvis mengatakan, kepulangan pasien bukan berarti seluruh persoalan selesai. Menurutnya, para korban tetap membutuhkan perhatian pemerintah, terutama dalam proses pemulihan setelah bencana.
“Di hadapan para korban, saya menyampaikan bahwa saya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, dalam hal ini Dinas Sosial, agar ketika para pasien pulang dari RSUD Komodo, mereka mendapatkan pendampingan lanjutan,” kata Elvis dalam keterangannya.
Pendampingan tersebut, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan medis, tetapi juga pemulihan trauma serta bantuan sosial bagi para korban agar dapat kembali menjalani kehidupan di kampung halaman masing-masing.
Menurut Elvis, penanganan korban gempa harus dilakukan secara berkelanjutan. Perhatian tidak boleh berhenti ketika pasien keluar dari rumah sakit.
“Yang kita pikirkan bukan hanya bagaimana mereka sembuh secara medis, tetapi juga bagaimana mereka bisa kembali menjalani kehidupan dengan baik setelah pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
Dari Posko Siaga Bencana Gempa Manggarai Timur di Marombok, Labuan Bajo, Elvis juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, manajemen RSUD Komodo, para dokter, perawat, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kepada para korban.
Ia menilai pelayanan dan perhatian yang diberikan selama para pasien menjalani perawatan merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, manajemen rumah sakit, para dokter, perawat dan seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan serta meringankan penderitaan saudara-saudara kita dari Manggarai Timur,” katanya.
Elvis berharap koordinasi antara pemerintah daerah Manggarai Timur dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait dapat terus berjalan, terutama untuk memastikan proses pemulihan para korban setelah kembali ke daerah asal.
Bagi dia, gempa tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dapat meninggalkan trauma dan persoalan sosial bagi masyarakat yang terdampak.
Karena itu, kepulangan para pasien dari RSUD Komodo diharapkan menjadi awal dari tahap pemulihan berikutnya, bukan akhir dari perhatian pemerintah terhadap mereka.













