Komunitas Relawan Kabupaten Nabire Salurkan Logistik untuk Korban Gempa Flores

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di perantauan.

Komunitas Peduli Nabire (Kopena) berkolaborasi dengan Pemuda Flobamora dan Pemuda Katolik Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, turun langsung menyerahkan bantuan logistik untuk para korban terdampak.

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini diserahkan oleh Gery dan Abraham Agapa selaku perwakilan komunitas dengan berkolaborasi bersama relawan Pemuda Katolik Kabupaten Manggarai.

Adapun paket bantuan logistik yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan mendesak seperti beras, minyak goreng, telur, dan mi instan yang ditujukan untuk menyokong dapur umum serta kebutuhan harian warga terdampak di posko-posko pengungsian.

Perwakilan tim relawan, Gery, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud empati dan rasa persaudaraan yang erat dari masyarakat serta komunitas di Nabire terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

Ia menjelaskan, aksi tanggap darurat ini lahir dari penggalangan kepedulian bersama warga Nabire yang merasa terpanggil saat melihat parahnya dampak kerusakan dan penderitaan yang dialami warga.

“Kami datang membawa amanah dan kepedulian masyarakat di Nabire. Harapan kami, bantuan bahan pokok ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak,” ujarnya.

Gery menambahkan, kehadiran langsung mereka di titik pengungsian juga bertujuan untuk memastikan bantuan logistik pangan pokok ini terdistribusi secara transparan, tepat sasaran, dan langsung diterima oleh warga yang paling membutuhkan.

Sementara itu, perwakilan Pemuda Katolik Kabupaten Nabire, Abrahama Agapa, menegaskan bahwa penyerahan bantuan di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur merupakan tahap awal dari rangkaian aksi sosial yang direncanakan.

Ia memaparkan bahwa tim relawan dari Nabire bersama jaringan relawan lokal terus melakukan pemetaan kondisi lapangan guna memperluas jangkauan penyaluran logistik ke wilayah lain yang juga ikut terdampak.

“Aksi ini tidak berhenti di sini. Setelah Manggarai dan Manggarai Timur, rencananya bantuan logistik juga akan dikirimkan ke kabupaten-kabupaten terdampak lainnya di Pulau Flores,” jelas Abraham.

Untuk diketahui, bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus lalu menimbulkan dampak luar biasa di berbagai wilayah.

Hingga Rabu (2/9/2026), BNPB mencatat sebanyak 127 orang meninggal dunia, lebih dari 1.600 warga mengalami luka-luka, dan lebih dari 180 ribu jiwa terpaksa mengungsi akibat kerusakan rumah serta ribuan guncangan gempa susulan.

Kehadiran para relawan lintas pulau yang terjun langsung ke lapangan mendapat apresiasi hangat dari warga.

Penyaluran logistik secara langsung ini diharapkan memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran, sekaligus memberi dorongan moral bagi masyarakat Flores dalam menghadapi proses pemulihan pascabencana.

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *