Aliansi Mahasiswa NTT dan Polres Bogor Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kisol

Aliansi Mahasiswa NTT dan Polres Bogor Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Kisol (Dok.Iren Putra)

MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM — Bantuan dari luar daerah kembali menjangkau warga terdampak bencana di Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kali ini, bantuan datang dari Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Polres Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis, 27 Agustus 2026, melalui Posko Penanggulangan Bencana di Kelurahan Tanah Rata.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan bayi, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya.

Koordinator Aliansi Mahasiswa NTT, Tri Rahman Yusuf, mengatakan keterlibatan mahasiswa NTT yang berada di Pulau Jawa dalam penggalangan bantuan merupakan bentuk kepedulian terhadap warga di daerah asal yang sedang menghadapi situasi bencana.

“Kami terpanggil untuk hadir dan membantu. Semoga bantuan yang kami kumpulkan bersama Polres Kabupaten Bogor dapat meringankan beban masyarakat di Kisol,” ujar Tri saat menyerahkan bantuan di posko.

Menurut Tri, bantuan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai barang yang dikirim ke daerah terdampak, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas mahasiswa NTT terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Dalam penyaluran tersebut, Aliansi Mahasiswa NTT juga bersinergi dengan Polres Kabupaten Bogor.

Kapolres Kabupaten Bogor, melalui IPDA Rohadi, mengatakan kolaborasi antara kepolisian dan elemen mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan terhadap warga terdampak bencana.

“Polres Kabupaten Bogor berkomitmen mendukung upaya kemanusiaan. Kolaborasi dengan Aliansi Mahasiswa NTT ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak,” kata Rohadi.

Akan Didistribusikan kepada Warga Terdampak

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pastor Paroki St. Yosef Kisol, RD Agustinus Rame.

Ia mengapresiasi kepedulian Aliansi Mahasiswa NTT dan Polres Kabupaten Bogor yang ikut membantu kebutuhan warga terdampak bencana.

Menurut RD Agustinus, bantuan tersebut dibutuhkan masyarakat yang hingga kini masih menjalani proses pemulihan setelah bencana.

Ia mengatakan bantuan yang telah diterima selanjutnya akan didistribusikan kepada warga yang terdampak dan telah terdata.

“Bantuan ini akan kami distribusikan secara merata kepada masyarakat yang menjadi korban,” demikian disampaikan RD Agustinus.

Dalam proses distribusi, ia menyebut akan melibatkan relawan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Yosef Kisol.

Pelibatan relawan lokal dinilai penting agar bantuan dapat menjangkau warga sesuai dengan kebutuhan dan data penerima di lapangan.

Di tengah situasi pemulihan pascabencana, bantuan dari berbagai pihak menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat Kisol. Tidak hanya pemerintah dan lembaga kemanusiaan, solidaritas dari mahasiswa dan masyarakat di luar daerah juga ikut mengambil bagian dalam membantu warga yang terdampak.

Penulis: Irenius Putra Editor: Tim Editor Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *