Berita dirilis oleh: Caravario Herbert Radas
MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM – Gereja Santo Gregorius Borong adalah sebuah gereja Katolik Paroki yang terletak di Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Gereja Santo Gregorius Borong (sekarang bernama resmi Paroki Santo Gregorius Borong) secara resmi berdiri sebagai sebuah paroki mandiri pada tanggal 15 Agustus 1964.
Pada tahun-tahun belakangan, paroki ini aktif dalam upaya pembangunan atau renovasi gedung gereja untuk menampung kapasitas umat yang terus bertumbuh.
Secara administratif gerejawi, statusnya adalah Paroki Santo Gregorius Borong di bawah naungan Keuskupan Ruteng. Gereja ini beralamat di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Borong.
Gereja ini berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan Katolik yang utama bagi umat di wilayah Borong dan sekitarnya.
Pada tahun-tahun belakangan, paroki ini aktif dalam upaya pembangunan atau renovasi gedung gereja untuk menampung kapasitas umat yang terus bertumbuh.
Sebelumnya, wilayah Borong adalah bagian dari paroki lain. Karena jumlah umat Katolik yang semakin banyak, dirasa perlu untuk membentuk sebuah paroki baru.
Paroki Borong secara resmi didirikan pada Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, tanggal 15 Agustus 1964.
Nama “Santo Gregorius” dipilih untuk menghormati pastor paroki pertama, yaitu Pater Gregorius Vojenciak, SVD, yang merupakan tokoh penting dalam perintisan dan pelayanan gereja di wilayah tersebut.
Sejak saat itu, gereja ini terus berkembang dan melakukan pembangunan fisik. Pada tahun 2022, misalnya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur juga turut memberikan bantuan material untuk mendukung penyelesaian pembangunan gedung gereja paroki.
Gereja ini berlokasi di Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur, dan menjadi pusat pelayanan bagi umat Katolik di wilayah geografis yang berbatasan dengan Paroki Mbeling di utara dan Laut Sawu di selatan














