Sinergi Warga dan Perusahaan: Tua Adat Sengari Ignasius Jamu Resmikan Dukungan Operasional Pabrik Porang

​(Foto Istimewa/Bino Maot: Tua Adat Sengari pimpin deklarasi dukungan terhadap pabrik porang)

Manggarai-Pena1-Ntt.com
–Semangat kolaborasi antara masyarakat dan sektor industri lokal semakin menguat di wilayah Reo.

Pada Selasa (28/04), Tua Adat Sengari, Ignasius Jamu, memimpin deklarasi terbuka untuk meresmikan dukungan masyarakat terhadap operasional pabrik porang di bawah naungan PT Argo Porang Nusantara.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman Tua Adat ini dihadiri oleh puluhan warga, Ketua RT setempat, serta perwakilan manajemen perusahaan.

Deklarasi ini menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi warga Sangari sekaligus meluruskan berbagai informasi keliru yang sempat berkembang. Hal ini diperkuat dengan adanya Pernyataan Sikap tertulis yang ditandatangani oleh mayoritas warga sebagai bukti otentik dukungan mereka.

Menepis Isu dan Meluruskan Fakta

Dalam kesempatan tersebut, Ignasius Jamu secara spesifik memberikan catatan untuk menepis informasi tidak benar yang selama ini beredar.

Berdasarkan pernyataan resmi warga, terdapat beberapa poin utama yang ditegaskan:

1. Penerimaan Terbuka:

Mayoritas warga Sengari menyatakan menerima sepenuhnya kehadiran PT Argo Porang Nusantara di lingkungan Sangari, Kelurahan Wangkung.

2. Manfaat Ekonomi:

Warga merasa terbantu dengan terciptanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.

3. ​Kondusivitas:

Kehadiran perusahaan dipastikan tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar.

4. ​Tanpa Paksaan:

Pernyataan dukungan ini disampaikan secara murni tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Pesan Persatuan: Merajut Kembali Kebersamaan

Di tengah dinamika perbedaan pandangan, Ignasius menyampaikan pesan menyentuh yang ditujukan kepada seluruh warga, termasuk mereka yang sebelumnya memiliki kekhawatiran atau pandangan berbeda (kontra).

Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai kekuatan untuk bersatu kembali.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam keluarga besar, namun jangan sampai itu memutus tali silaturahmi kita.

Mari kita jadikan kehadiran pabrik porang ini sebagai momentum untuk kembali merajut kebersamaan dalam bingkai kekeluargaan yang erat,” ujar Ignasius dengan nada sejuk.

Beliau menekankan bahwa investasi ini bukan hanya soal ekonomi hari ini, melainkan warisan untuk masa depan.

“Kehadiran pabrik ini adalah peluang baik untuk kita semua. Bukan hanya untuk kita yang ada sekarang, tetapi ini adalah fondasi yang kita bangun untuk masa depan anak cucu kita kelak, agar mereka tidak perlu merantau jauh untuk mencari penghidupan.” Tutup Ignasius Jamu.

Aspirasi untuk Kesejahteraan

Meskipun memberikan dukungan penuh, masyarakat Sengari tetap menitipkan pesan terkait perlindungan tenaga kerja dan kepedulian lingkungan. Hal ini dimaksudkan agar sinergi yang terjalin tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.

​Deklarasi yang ditandatangani pada 28 April 2026 ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa ruang dialog akan selalu dibuka.

Warga dan perusahaan berkomitmen untuk terus berjalan beriringan demi kemajuan bersama di wilayah Sengari.

Penulis: Bino Maot Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *