Petani Apresiasi pembangunan Proyek Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Sambi Rampas

Petani Apresiasi pembangunan Proyek Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Sambi Rampas

MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM — Petani dan masyarakat di Desa Nanga Mbaling, Desa Nanga Mbaur, serta Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan proyek rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi senilai Rp102,1 miliar yang dibiayai APBN.

Proyek strategis nasional tersebut dikerjakan oleh PT Adi Karya dengan subkontraktor CV Delta Flores. Warga menilai pembangunan jaringan irigasi ini sangat membantu petani dalam menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi air ke area persawahan.

Sejumlah petani mengakui pada tahap awal pekerjaan sempat ditemukan keretakan di beberapa bagian saluran. Namun, kerusakan tersebut telah diperbaiki oleh kontraktor. Warga menilai perbaikan dilakukan secara cepat dan sesuai dengan masukan masyarakat di lapangan.

Salah seorang petani di Desa Nanga Mbaur menyampaikan harapannya terhadap manfaat jangka panjang proyek tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi proyek ini. Walaupun sebelumnya ada beberapa keretakan, sekarang sudah diperbaiki. Semoga saluran irigasi ini mampu memenuhi pendistribusian aliran air ke sawah secara merata, sehingga bisa mendobrak hasil pertanian yang lebih besar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Pihak kontraktor menyatakan komitmennya untuk menjaga kualitas pekerjaan hingga masa pemeliharaan berakhir. Perwakilan kontraktor menegaskan bahwa setiap temuan teknis di lapangan akan ditindaklanjuti sesuai spesifikasi.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dengan mutu terbaik. Jika ada kekurangan atau temuan di lapangan, kami siap memperbaiki agar fungsi irigasi benar-benar optimal dan bermanfaat bagi petani,” kata perwakilan kontraktor PT. Adi Karya

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek menegaskan bahwa pengawasan tetap dilakukan secara ketat untuk memastikan pekerjaan sesuai kontrak dan standar teknis yang berlaku.

“Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan diawasi. Tujuan utama proyek ini adalah mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat,” tegas PPK.

Masyarakat berharap sinergi antara kontraktor, PPK, dan warga terus terjaga agar jaringan irigasi ini dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang serta memberikan dampak nyata bagi petani di Kabupaten Manggarai Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *