Buka Masa Sidang II, DPRD Manggarai Tekankan Pengawasan Agenda Strategis dan Penguatan Industri

Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang II DPRD Kabupaten Manggarai Tahun 2024-2026 (Foto: Diskominfo Kabupaten Manggarai).

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai resmi membuka Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Manggarai, Jumat (27/3/2026).

Pembukaan masa sidang ini menjadi momentum bagi lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Agenda Strategis dan Fungsi Pengawasan Legislatif

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Peos menegaskan bahwa Masa Sidang II memiliki peran vital dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang efektif.

Ia menyampaikan bahwa sejumlah agenda utama telah menanti untuk dibahas, mulai dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, pembahasan dan penetapan rancangan peraturan daerah, hingga pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, dewan juga akan memfokuskan perhatian pada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Tahun 2027.

“Masa Sidang II ini memiliki nilai yang sangat penting dalam memastikan arah kebijakan pembangunan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Paulus.

Salah satu poin krusial yang disoroti oleh Paulus adalah pentingnya penguatan sektor industri sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah di masa depan.

Meskipun industri mulai didorong untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperluas kesempatan kerja, ia menekankan bahwa sektor pertanian harus tetap dipertahankan sebagai basis utama ekonomi masyarakat Manggarai.

Sinergi antara sektor pertanian dan pengembangan industri diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih kokoh bagi warga.

Pada kesempatan tersebut, DPRD juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pemerintah Kabupaten Manggarai yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama enam tahun berturut-turut.

Capaian ini diharapkan terus menjadi standar dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan.

“Prestasi ini harus terus dipertahankan sebagai bentuk komitmen kolektif kita terhadap pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel kepada publik,” tegasnya.

Sinergi dan Tantangan Pembangunan Masa Depan

Terkait perencanaan jangka panjang, tema pembangunan tahun 2027 mengenai peningkatan daya saing daerah berbasis sektor unggulan dinilai menjadi arah strategis yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi dan produktivitas.

Paulus juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global dan perubahan kebijakan fiskal nasional yang terus berkembang.

Menurutnya, tantangan tersebut perlu diantisipasi melalui perencanaan pembangunan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan kolaboratif.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Manggarai.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah strategis dalam menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat demi mewujudkan pembangunan daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Ketua DPC PDIP Kabupaten Manggarai tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *