MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai menegaskan komitmen penuh dalam menjamin keamanan rangkaian perayaan Hari Raya Paskah tahun 2026 di Kabupaten Manggarai.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, saat memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Mapolres pada Selasa (31/03/2026).
Pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan bersandi Semana Santa Turangga ini melibatkan pleton TNI Kodim 1612 Manggarai, Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor, personel Polres berbagai satuan fungsi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai.
Operasi yang dijadwalkan berlangsung sejak 1 hingga 15 April tersebut diawali dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel gabungan yang akan bertugas di lapangan.

Amanat Kapolda NTT: Sinergitas dan Kesiapsiagaan Maksimal
Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakan AKBP Levi Defriansyah, disampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas keberhasilan pengamanan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang berjalan aman.
Sinergitas yang terjalin erat selama ini dinilai sebagai bukti nyata kolaborasi antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Perayaan Paskah di wilayah NTT memiliki makna spiritual sangat penting bagi masyarakat, sehingga rangkaian kegiatan keagamaan yang meningkat perlu diantisipasi dengan kesiapsiagaan maksimal,” ujar AKBP Levi saat membacakan amanat tersebut.
Kapolda NTT juga menekankan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian utama, meliputi prioritas pengamanan tempat ibadah, peningkatan patroli di daerah rawan, pelibatan pengamanan swakarsa, antisipasi konflik sosial dan bencana alam, serta pengelolaan lalu lintas yang optimal.
Seluruh personel juga diminta mengantisipasi potensi kecelakaan laut saat kegiatan prosesi serta menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab demi menjamin kekhusyukan umat dalam beribadah.
Secara keseluruhan di wilayah NTT, akan dibentuk 85 pos pengamanan dengan total kekuatan 3.227 personel gabungan untuk mengawal 1.113 gereja, di mana 432 gereja di antaranya menjadi prioritas utama.

Penempatan Personel dan Patroli Dialogis
Pada kesempatan yang sama, AKBP Levi memberikan penegasan khusus mengenai teknis pengamanan di wilayah hukum Polres Manggarai.
Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk menempati pos-pos strategis yang terdiri dari 4 pos pengamanan, 1 pos pelayanan, dan 3 pos terpadu.
Pembagian kekuatan dilakukan secara merata dengan menempatkan 9 personel di setiap pos pengamanan dan pelayanan, sementara di pos terpadu ditempatkan 8 personel untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Paskah di wilayah hukum Polres Manggarai berjalan aman dan kondusif. Saya harap seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan membangun komunikasi yang produktif dan efektif bersama seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.
AKBP Levi juga menjelaskan pengamanan tidak hanya dilakukan secara terbuka melalui penjagaan fisik.
Pengamanan tertutup oleh Satgas Preventif dari Satuan Intelkam serta patroli dialogis rutin oleh Satgas Preventif dari Satlantas dan Samapta juga dilakukan guna menjamin perayaan Paskah berlangsung aman dan lancar.

Rekayasa Lalu Lintas dan Imbauan Kamtibmas
Dukungan keamanan juga akan diberikan untuk kelancaran pelaksanaan Jalan Salib atau Jumat Hening.
Untuk menjaga kekhidmatan ibadah tersebut, AKBP Levi menyebut akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan dari luar kota melalui jalur-jalur alternatif.
Hal ini bertujuan agar arus kendaraan tidak mengganggu jalannya ibadah sehingga suasana Jumat Hening dapat terlaksana dengan tenang dan khusyuk.
“Kami mendukung penuh kekhusyukan ibadah melalui pengaturan arus lalu lintas yang lebih tertata, terutama saat prosesi Jalan Salib, agar umat dapat beribadah tanpa gangguan,” tutur AKBP Levi.
Guna menjaga kelancaran rangkaian ibadah Paskah, Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Saya berharap adanya sikap saling menghormati antarumat beragama dengan memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran ibadah rekan-rekan Kristiani,” pungkasnya.
Melalui rangkaian persiapan matang dan pengawalan ketat tersebut, Polres Manggarai optimis suasana Paskah akan berjalan dengan damai, khidmat, dan penuh persaudaraan.













