MANGGARAI TIMUR, PENA1NTT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026, Aliansi Jurnalis Online (AJO) Kabupaten Manggarai Timur menggelar aksi penghijauan di wilayah Kecamatan Borong. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen insan pers dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Ketua AJO Manggarai Timur, Edvon Malyanto, mengatakan bahwa peringatan HPN tidak seharusnya dimaknai sebatas agenda seremonial, melainkan sebagai momentum refleksi bagi insan pers untuk meneguhkan kembali peran dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.
Mengusung tema nasional HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Edvon menegaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang independen, beretika, profesional, dan konsisten menyajikan informasi yang mencerdaskan publik.
“Dari pers yang sehat akan lahir informasi yang mendorong kemandirian ekonomi dan memperkuat bangsa,” ujar Edvon dalam sambutannya.
Menurutnya, aksi penanaman pohon ini membuktikan bahwa pers tidak hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan bersama. Lingkungan yang lestari adalah fondasi keberlanjutan ekonomi dan kualitas hidup generasi mendatang,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan anakan pohon jenis beringin dan pohon ara ditanam di kawasan pesisir Borong. AJO Manggarai Timur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Borong, para lurah, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Manggarai Timur, serta masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan penghijauan.
Edvon menambahkan, ekonomi berdaulat tidak mungkin tumbuh di atas lingkungan yang rusak. Oleh karena itu, pers memiliki peran strategis dalam mengawal isu-isu lingkungan serta mendorong kebijakan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus bersinergi dengan pers. Mari menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab dan menjadikan pers sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam pembangunan Manggarai Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Borong, Sistus Mbalur, menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan kewajiban moral seluruh manusia. Ia mengaitkan kegiatan penghijauan tersebut dengan Tahun Pelayanan Gereja yang ditetapkan sebagai Tahun Ekologis.
“Tahun ekologis ini mengingatkan kita untuk membangun kembali relasi yang harmonis dengan alam. Alam bukan untuk dieksploitasi, tetapi untuk dirawat demi keberlanjutan hidup bersama,” kata Sistus.
Ia mengapresiasi AJO Manggarai Timur yang memilih Borong sebagai lokasi kegiatan dan menilai aksi tersebut sebagai contoh konkret peran pers di tengah masyarakat.
“Masyarakat bisa melihat bahwa pers tidak hanya menulis berita, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata peduli lingkungan,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Bidang Persampahan, Limbah, dan Sampah DLHD Manggarai Timur, Jimmy Kasman. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut dalam kegiatan reboisasi di berbagai wilayah yang membutuhkan.
“Kami ingin kerja sama ini berkelanjutan, bukan hanya pada momentum tertentu. Kolaborasi ini penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta saling menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2026, dengan harapan pers terus menjadi suara kebenaran yang menjunjung tinggi etika, akurasi, dan kepentingan publik.














