LKK PMKRI Cabang Ruteng: Komitmen Wujudkan Kepemimpinan Populis dan Transformatif

LKK PMKRI Cabang Ruteng (Foto: Armin Nonggo)

MANGGARAI,PENA1NTT.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Sanctus Agustinus sukses membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) ke-7.

Kegiatan pembinaan formal tertinggi di tingkat cabang ini dibuka dengan seremonial sidang kehormatan di Aula Wisma Golo Dukal, pada Selasa (11/11/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya perwakilan KODIM 1612 Manggarai, GMNI Cabang Manggarai, BEM UNIKA St. Paulus Ruteng, OSIS SMK St. Aloysius Ruteng, serta para Senior dan Alumni PMKRI.

Misi Membangun Kepemimpinan Populis dan Transformatif

Ketua Panitia Pelaksana, Edmundus Putra menjelaskan, kegiatan LKK VII ini mengusung tema: Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Tegas, Populis, dan Berakar pada Nilai Perjuangan PMKRI.

Tema tersebut sejalan dengan komitmen PMKRI Ruteng untuk mencetak kader yang berani mengambil sikap, dekat dengan aspirasi rakyat, dan menjunjung tinggi Trilogi Bakti: Fraternitas, Kristianitas, dan Intelektual.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kepanitiaan menyukseskan acara ini. Dukungan dari semua adalah semangat dan motivasi bagi kami untuk pengembangan diri Kader,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, dalam sambutannya menekankan LKK sebagai manifestasi dari komitmen organisasi terhadap pola pembinaan kader.

Dijelaskan olehnya, LKK adalah proses pendidikan yang terintegrasi dalam silabus PMKRI, berfungsi membekali anggota dengan pengetahuan dan pelatihan mendalam.

“Lulusan LKK wajib menjadi ‘Agen Perubahan’ yang mampu menerjemahkan Visi & Misi PMKRI serta Enam Identitas Kader menjadi solusi nyata bagi Gereja dan Bangsa,” tegas Kartika.

Kartika menambahkan, materi dan seluruh orientasi pembinaan bertujuan untuk membentuk karakter kader agar sesuai dengan koridor perjuangan PMKRI.

Para peserta diharapkan dapat memiliki kepekaan sosial untuk peka dan responsif terhadap dinamika kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Tujuannya, agar kader memiliki bekal pengetahuan untuk menghadapi dan menjawab persoalan-persoalan sosial di Indonesia, khususnya di tanah Manggarai,” ujarnya.

Pesan Moral dari Gereja dan Dorongan Alumni

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pastor Moderator PMKRI Cabang Ruteng, RD. Frans Sawan.

RD. Frans dalam sambutan menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengurus yang telah konsisten dalam upaya regenerasi kepemimpinan.

Menggunakan perumpamaan biji gandum, RD. Frans menyebut PMKRI sebagai rumah persemaian untuk melahirkan kepemimpinan kader yang siap berkontribusi menghadapi tantangan zaman.

“Semangat Pro Ecclesia et Patria adalah slogan yang tidak hanya dipekikan tetapi juga mesti diwujudnyatakan dalan semangat pengabdian bagi gereja dan masyarakat,” ujarnya.

RD. Frans dalam kesempatan tersebut turut menegaskan kehadirannya sebagai komitmen dan dukungan Gereja terhadap pembinaan yang dilakukan oleh PMKRI.

Ia berharap, para peserta dapat mengikuti dan memaknai setiap proses yang dilewati agar menjadi pribadi yang unggul dan siap berkontribusi bagi seluruh proses selanjutnya.

Sementara itu, mewakili Alumni, Roni Jeramat memberikan dorongan agar kader PMKRI bersikap kritis terhadap berbagai kebijakan dan isu sosial yang ada di tengah masyarakat.

Dorongan ini, menurut Roni, sejalan dengan nilai perjuangan PMKRI yang harus berpihak pada kepentingan masyarakat terpinggirkan.

“Adik-adik semua adalah calon pemimpin masa depan. Kami para alumni akan selalu setia mendampingi dan memberikan dorongan agar semua proses yang ada dapat dilaksanakan dan dipahami dengan baik,” pungkasnya.

Diikuti oleh 38 peserta, kegiatan LKK ini akan berlangsung selama enam hari, dan berakhir pada 16 November 2025.

Para peserta akan mengikuti berbagai pembekalan mendalam mulai dari pemaparan materi intensif yang fokus pada kemampuan analisis dan strategi perjuangan.

Lulusan LKK diharapkan menjadi Intelektual Populis yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di dalam organisasi maupun di berbagai sektor strategis pembangunan daerah maupun nasional.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: Dionisius Upartus Agat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *