
Manggarai Timur, pena1ntt.com — Kondisi fasilitas pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur kembali menjadi sorotan. Dua ruangan kelas di SDN Lete, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, roboh dan ratah dengan tanah pada Selasa (14/10/2025) dini hari.
Bangunan tersebut digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa kelas 1 dan 2, ambruk akibat kondisi konstruksi yang sudah rapuh dan tidak layak pakai. Atap seng berkarat dan tiang kayu lapuk sehingga tidak lagi mampu menopang struktur bangunan.
Kepala SDN Lete, Yosep Samlan Lero, mengatakan Bangunan yang ambruk itu merupakan ruang kelas lama yang terakhir direhabilitasi pada tahun 2006 dan sudah tidak layak pakai. Sejak saat itu, belum pernah ada perbaikan total.
“Ruang kelas itu sebenarnya sudah tidak layak pakai, tapi karena tidak ada ruang lain, kami tetap gunakan untuk kegiatan belajar. Terakhir direhab pada tahun 2006 dan pada tahun 2023 juga pernah melakukan perbaikan dinding menggunakan pelepuh bambu,” ujar Kepala SDN Lete saat diwawancarai media ini, Selasa (14/10/2025).

Upaya Sekolah Sebelum dan Sesudah Kejadian
Ketika diwawancarai mengenai upaya sekolah sebelum kejadian, Kepsek Samlan mengatakan bahwa pada tahun 2023 pihaknya sudah lapor ke Dinas Pendidikan untuk meminta tambahan dua ruang kelas, namun yang disetujui hanya satu ruangan kelas.
“pada tahun 2023 kami sudah lapor ke Dinas Pendidikan untuk meminta tambahan dua ruang kelas, namun yang disetujui hanya satu ruangan kelas dan sekarang dipakai untuk kelas 6,” Tambah Kepala SDN Lete.
Sementara untuk saat ini, pihak sekolah mengaku sedang menyusun laporan resmi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur untuk melaporkan kondisi terkini dan mengajukan kembali permintaan pembangunan ruang kelas baru.
“Kami sudah menyiapkan laporan resmi agar segera disampaikan ke dinas. Harapannya, ada respon cepat dari dinas supaya anak-anak kembali belajar dengan nyaman,” Tutup Kepala SDN Lete.
Peristiwa ini menjadi cermin nyata masih minimnya perhatian terhadap fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman Manggarai Timur. Pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, diharapkan segera turun tangan agar kegiatan belajar-mengajar di SDN Lete tidak terganggu dan tetap berjalan sebagaimana mestinya.














