Manggarai Barat-Pena1-Ntt.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rekan-rekan jurnalis yang menjadi korban gempa bumi di wilayah Flores. Bantuan utama bersumber dari PWI Jawa Timur dan PWI DKI Jakarta, diserahkan kepada 24 wartawan yang tersebar di tujuh kabupaten terdampak dari Manggarai Barat hingga Sikka tanpa memandang afiliasi organisasi.
Ketua PWI NTT, Hilarius Fery Jahang, menyampaikan bahwa pendataan dilakukan sejak dua hari pascabencana, mencatat rumah-rumah rekan jurnalis mengalami kerusakan berat, sedang, hingga ringan. Bantuan pangan yang disalurkan berisi masing-masing 10 kilogram beras, dua dos mi instan, dua papan telur, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula.
“Penyerahan akan dilakukan bertahap mulai Labuan Bajo hingga Maumere, ditargetkan rampung dalam minggu ini,” ujar Hilarius Fery Jahang kepada wartawan di Labuan Bajo, Kamis, (24/9).

PWI juga terus mengupayakan bantuan perbaikan hunian bagi rekan-rekan yang rumahnya rusak.
“Kami masih berupaya melobi sejumlah donatur agar bisa membantu perbaikan rumah, setidaknya untuk kerusakan ringan,” tambahnya.
Hilarius memohon maaf apabila terdapat rekan jurnalis yang terdampak namun belum tercatat dalam daftar pendataan awal.
“Kami berharap masih ada tangan ringan yang menyisihkan bantuan. Jika ada rekan yang belum terdata, kami akan kembali menyalurkan bantuan tambahan,” katanya.
Paling penting, Hilarius mengingatkan seluruh jurnalis yang bertugas di lokasi bencana untuk mengutamakan keselamatan di atas segalanya.
“Keselamatan harus didahulukan sebelum liputan. Jangan mengabaikan risiko demi memperoleh berita. Tetap waspada, tetap hati-hati,” tegasnya.













