Diduga Bawa Uang Perusahaan dan Dana Rekan Kerja, Karyawati Salah Satu Cafe di Labuan Bajo Kabur

NL, terduga pelaku yang lari membawah kabur uang perusahaan dan dana rekan kerja di salah satu Caffe di Labuan Bajo (Dok. PENA1NTT.COM)

LABUAN BAJO, PENA1NTT.COM – Seorang karyawati salah satu cafe di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, berinisial N.L., dilaporkan meninggalkan tempat kerja tanpa sepengetahuan manajemen dan diduga membawa sejumlah uang yang berkaitan dengan perusahaan, rekan kerja, hingga uang milik tamu.

Persoalan tersebut kini menjadi perhatian manajemen cafe. Pihak perusahaan mengaku masih melakukan penghitungan dan mengumpulkan bukti untuk memastikan jumlah uang yang diduga dibawa oleh N.L.

Informasi itu disampaikan pihak manajemen coffe kepada PENA1NTT.COM pada Senin (27/10/2026).

Menurut manajemen caffe, sebelum bekerja di Labuan Bajo, N.L. meminta kesempatan untuk bekerja karena ingin berada lebih dekat dengan Reo, Kabupaten Manggarai, sekaligus mengunjungi makam anaknya.

Atas permintaan tersebut, pihak manajemen mengaku membantu mengirimkan uang untuk kebutuhan tiket perjalanan N.L. dari Manado menuju Labuan Bajo sebesar Rp4,6 juta.

Setelah tiba di Labuan Bajo, N.L. disebut sempat bekerja seperti biasa. Menurut manajemen, tidak ada persoalan berarti pada awal masa kerjanya.

Namun, situasi berubah ketika N.L. kemudian meninggalkan tempat kerja tanpa pemberitahuan kepada pimpinan.

Manajemen Caffe menduga, kepergian tersebut disertai dengan membawa sejumlah uang yang masih berkaitan dengan kepentingan perusahaan. Selain itu, terdapat pula laporan mengenai uang milik rekan kerja dan uang yang disebut merupakan titipan atau pinjaman dari sejumlah tamu.

“Kami masih menghitung berapa total yang diduga dibawa. Ada kasbon tiket, ada juga uang perusahaan, uang teman dan uang tamu. Kami masih kumpulkan bukti-buktinya,” ujar perwakilan manajemen caffe tersebut.

Manajemen Telusuri Keberadaan N.L.

Pihak manajemen mengaku telah berupaya menghubungi N.L. untuk meminta penjelasan sekaligus menyelesaikan persoalan tersebut.

Namun, menurut pihak manajemen Coffe, upaya komunikasi belum menghasilkan klarifikasi yang dianggap jelas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh manajemen melalui penelusuran mereka, N.L. disebut saat ini berada di Kupang.

Informasi mengenai keberadaan tersebut merupakan keterangan dari pihak manajemen dan belum dikonfirmasi secara independen oleh redaksi.

Manajemen menegaskan, jumlah kerugian belum dapat dipastikan karena proses pencocokan transaksi dan pengumpulan bukti masih berlangsung.

Karena itu, dugaan mengenai uang yang dibawa tersebut masih menjadi persoalan yang perlu dibuktikan melalui data, dokumen transaksi, keterangan para pihak, maupun proses hukum apabila laporan resmi nantinya dibuat.

Akan Tempuh Jalur Hukum

Pihak manajemen mengatakan masih mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.

Namun, apabila tidak ada itikad baik untuk memberikan penjelasan dan menyelesaikan persoalan tersebut, manajemen menyatakan akan membawa kasus ini ke aparat kepolisian dan berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dengan melampirkan bukti-bukti yang dimiliki.

“Kami sebenarnya ingin menyelesaikan ini baik-baik. Tetapi kalau tidak ada kejelasan, kami akan tempuh jalur resmi,” kata pihak manajemen.

Disebut Pernah Bermasalah di Tempat Kerja Sebelumnya

Persoalan ini juga berkembang setelah manajemen menerima informasi mengenai dugaan kejadian serupa yang disebut pernah terjadi ketika N.L. bekerja di salah satu coffee shop di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan yang diterima pihak manajemen dan belum diverifikasi secara independen oleh redaksi.

PENA1NTT.COM tidak menyimpulkan bahwa N.L. pernah melakukan tindakan serupa di tempat kerja sebelumnya tanpa adanya bukti dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Karena itu, informasi tersebut masih ditempatkan sebagai bagian dari keterangan yang perlu diverifikasi.

Pemilik Usaha di Kupang Diimbau Berhati-hati

Menyusul persoalan tersebut, pihak manajemen cafe di Labuan Bajo mengimbau para pemilik usaha di Kota Kupang untuk lebih berhati-hati apabila N.L. datang mencari pekerjaan atau mengajukan lamaran kerja.

Pihak manajemen meminta pemilik usaha agar tidak terburu-buru menerima yang bersangkutan sebelum melakukan verifikasi dan klarifikasi mengenai identitas serta riwayat pekerjaan sebelumnya.

“Kami mengimbau pemilik usaha di Kupang agar berhati-hati. Kalau yang bersangkutan datang mencari pekerjaan, kami harap riwayat pekerjaan dan persoalan yang sedang kami hadapi ini diklarifikasi terlebih dahulu,” ujar perwakilan manajemen.

Menurut manajemen coffe, imbauan tersebut disampaikan agar pemilik usaha memiliki informasi yang cukup sebelum mengambil keputusan mempekerjakan seseorang, terlebih apabila pekerjaan tersebut berkaitan langsung dengan pengelolaan uang atau keuangan perusahaan.

Manajemen juga menyatakan siap memberikan penjelasan kepada pihak yang membutuhkan informasi mengenai persoalan yang sedang mereka tangani, sepanjang diperlukan untuk kepentingan klarifikasi.

Namun, imbauan tersebut tetap merupakan keterangan dari pihak manajemen dan bukan putusan hukum terhadap N.L. Dugaan mengenai uang perusahaan, dana rekan kerja, maupun uang tamu masih dalam proses verifikasi dan pembuktian.

Hingga berita ini diterbitkan, N.L. belum memberikan keterangan resmi kepada PENA1NTT.COM mengenai tuduhan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi N.L. maupun pihak lain yang merasa dirugikan atau memiliki informasi berbeda terkait pemberitaan ini.

PENA1NTT.COM akan memperbarui pemberitaan apabila terdapat laporan resmi kepada aparat penegak hukum maupun klarifikasi dari pihak N.L.

Penulis: Irenius Putra Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *