Buka Cabang di Maumere, Rumah Wunut Dukung Gerakan Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Kedai Kopi Rumah Wunut resmi membuka cabang baru di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (PENA1NTT.COM)

MAUMERE, PENA1NTT.COM — Kedai Kopi Rumah Wunut resmi membuka cabang baru di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran cabang ini tidak hanya diarahkan untuk memperluas usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung program lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kemanusiaan yang dijalankan LSM Insan Lantang Muda (ILMU).

Rumah Wunut Maumere mengusung konsep yang sama dengan kedai yang sebelumnya hadir di Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Kedai tersebut dirancang sebagai ruang untuk menikmati kopi, berdiskusi, belajar, sekaligus membangun kolaborasi dalam suasana yang santai.

Salah satu kekuatan yang tetap dipertahankan adalah penggunaan kopi lokal Flores, khususnya kopi Juria dari Colol, Kabupaten Manggarai Timur.

Kopi Juria dikenal sebagai salah satu kopi khas Flores yang memiliki karakter dan sejarah panjang dari wilayah Colol. Kopi tersebut juga memiliki siklus panen yang terbatas sehingga menjadi salah satu komoditas kopi lokal yang memiliki nilai tersendiri bagi penikmat kopi.

Rumah Wunut mengaku memperoleh kopi secara langsung dari petani dengan harga yang dinilai adil. Pola tersebut diharapkan tidak hanya menjaga kualitas kopi yang disajikan, tetapi juga memberikan penghargaan yang layak kepada petani sebagai bagian penting dalam rantai produksi kopi.

Dorong Program Lingkungan di Sikka

Pembukaan cabang di Maumere juga berkaitan dengan rencana pelaksanaan sejumlah program LSM ILMU di Kabupaten Sikka.

Salah satunya adalah PRIBUMI atau Persembahan untuk Ibu Bumi, sebuah program yang menggabungkan pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan konservasi melalui berbagai kegiatan lingkungan, termasuk penanaman pohon.

Pendekatan tersebut diarahkan agar kegiatan konservasi tidak berhenti pada penanaman pohon, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Pendiri Rumah Wunut sekaligus Ketua LSM ILMU, Doni Parera, mengatakan kehadiran Rumah Wunut di Maumere menjadi bagian dari upaya mengambil peran dalam menghadapi persoalan lingkungan yang semakin luas.

“Kami menilai ada beberapa program LSM ILMU yang perlu dijalankan di Kabupaten Sikka, terutama PRIBUMI, di mana pemberdayaan, edukasi, dan konservasi dapat berjalan bersama,” kata Doni.

Menurut dia, upaya tersebut merupakan bagian dari kontribusi masyarakat dalam menghadapi ancaman perubahan lingkungan dan pemanasan global.

“Ini adalah upaya kami mengambil bagian dalam kerja bersama umat manusia di berbagai belahan bumi untuk melawan pemanasan global yang terus mengancam daya dukung bumi bagi kehidupan,” ujarnya.

Menjadi Ruang bagi UMKM dan Anak Muda

Selain mengembangkan bisnis kopi, Rumah Wunut Maumere juga membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka melalui kedai.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu produk-produk lokal memperoleh akses pasar yang lebih luas sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha kecil.

Rumah Wunut juga menyiapkan program pelatihan barista bagi anak muda. Selain itu, siswa SMA diberikan kesempatan mengikuti program magang untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda, terutama bagi mereka yang ingin mengenal dunia kerja dan keterampilan di bidang usaha kopi.

Menyediakan Tempat Singgah Gratis

Di luar aktivitas ekonomi, Rumah Wunut juga menyediakan tempat singgah gratis bagi orang-orang yang melakukan perjalanan jauh atau mengalami kesulitan memperoleh tempat menginap yang layak selama berada di Maumere.

Doni mengatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan yang ingin dibangun melalui keberadaan Rumah Wunut.

“Memberikan tumpangan gratis kepada mereka yang membutuhkan, terutama ketika tidak bisa mendapatkan penginapan yang layak karena berbagai kondisi saat berada di kota ini, adalah salah satu upaya kami untuk kemanusiaan,” ungkapnya.

Menopang Keberlanjutan Program LSM ILMU

Bagi Rumah Wunut, pengembangan usaha tidak semata-mata berkaitan dengan pertumbuhan bisnis. Kedai kopi tersebut juga menjadi salah satu sumber pendanaan untuk mendukung keberlanjutan berbagai program LSM ILMU.

Karena itu, keberlangsungan usaha menjadi bagian penting agar program-program di bidang lingkungan, pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan kemanusiaan dapat terus berjalan.

Doni mengajak masyarakat untuk mendukung keberadaan Rumah Wunut Maumere dengan menikmati kopi lokal Flores, membeli produk UMKM yang dipasarkan di kedai, maupun menjadikan tempat tersebut sebagai ruang untuk bertemu dan bertukar gagasan.

Menurutnya, aktivitas sederhana seperti menikmati secangkir kopi dapat memiliki dampak yang lebih luas ketika terhubung dengan pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Di Rumah Wunut, secangkir kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang perjumpaan, kesempatan, dan kepedulian,” katanya.

Penulis: Irenius Putra Editor: Tim Editor Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *