Gelar Reses di Reok, Anggota Komisi II DPRD NTT Fraksi Golkar Simprosa Rianasari Gandut Salurkan 2 Ton Beras

Manggarai-Pena1-Ntt.com— Anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Golkar, Simprosa Rianasari Gandut, yang akrab disapa Osi Gandut, menggelar kegiatan reses di Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (24/10/2026) pukul 06.15 WITA.

​Kegiatan reses tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Reok, Rita Udin, S.P., dengan didampingi oleh Lurah Baru, Mince Ly. Turut hadir pula dalam kesempatan ini Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Partai Golkar Kecamatan Reok, Egidius S. Bos dan Sekertaris Partai Golkar Kecamatan Reok, Emanuel Longa.

​Dalam kesempatan tersebut, Osi Gandut tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa beras sebanyak lebih dari 2 ton. Bantuan beras ini disalurkan kepada warga terdampak bencana yang tersebar di wilayah Kelurahan Wangkung, Kelurahan Baru, dan Desa Robek.

​Di tengah pertemuan, warga Nanga Banda menyampaikan keluhan mendesak terkait kejelasan pendataan rumah pasca-gempa bumi magnitudo 7,7 yang sempat mengguncang wilayah Flores. Masyarakat mengungkapkan bahwa proses pendataan di lapangan sebelumnya telah dilakukan oleh tim dari Dinas Pertanian. Namun hingga saat ini, warga masih menanti kepastian serta hasil verifikasi penanganan dari pendataan tersebut.

​Suasana haru dan keprihatinan mengemuka saat memasuki sesi diskusi. Salah seorang warga setempat memanfaatkan momen dialog tersebut untuk menyuarakan kenyataan bahwa hingga hari ini masih banyak keluarga yang terpaksa bertahan hidup di dalam tenda-tenda pengungsian sementara.

​”Kondisi kami makin cemas karena musim hujan sudah mulai tiba, sementara kami masih harus tinggal di dalam tenda. Kami sangat berharap kedatangan Ibu Osi selaku anggota DPRD Provinsi dapat memberikan perhatian dan atensi serius terhadap situasi yang kami alami ini,” ujar warga di hadapan Osi Gandut dan peserta reses lainnya.

​Masih dalam sesi diskusi yang sama, harapan serupa disuarakan oleh warga lainnya. Ia menaruh harapan besar agar aspirasi yang disampaikan langsung pagi itu tidak berhenti di tempat reses saja, melainkan benar-benar diperjuangkan hingga ke tingkat pemerintah.

​”Kami menggantungkan harapan besar kepada Ibu Anggota DPR ini agar bisa menyuarakan aspirasi kami. Kami butuh kepastian penanganan rumah tinggal sebelum hujan makin deras turun,” tutur warga.
​Soroti Ketimpangan Bantuan Huntara

​Selain persoalan pendataan dan ancaman cuaca ekstrem, warga pada sesi diskusi tersebut juga menyampaikan catatan terkait proses distribusi Hunian Sementara (Huntara) di lapangan.

​Masyarakat menyuarakan keresahan karena masih banyak warga terdampak yang hingga saat ini belum mendapatkan fasilitas Huntara, padahal rumah tinggal mereka rusak parah dan tidak layak huni. Di sisi lain, warga melihat ada kelompok masyarakat tertentu yang sudah menerima bantuan Huntara.
​”Kami semua di sini adalah warga yang sama-sama terdampak bencana gempa. Kondisi rumah kami sudah tidak mungkin lagi ditempati, tetapi kenapa ada yang dapat Huntara dan ada yang tidak? Kami berharap tidak ada tebang pilih dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ini,” tegas warga saat menyampaikan aspirasinya.

​Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai bersama dinas terkait untuk segera turun kembali melakukan peninjauan ulang dan mengambil langkah konkret merespons hasil pendataan tersebut demi keselamatan serta keadilan bagi seluruh warga terdampak.

Respon dan Komitmen Osi Gandut

​Menanggapi berbagai keluhan warga, Osi Gandut menyampaikan rasa empati atas beban yang masih harus dipikul oleh masyarakat di lokasi pengungsian. Di hadapan warga, politisi Golkar ini memberikan penguatan moril agar masyarakat tetap tabah dan menjaga ketahanan bersama dalam menghadapi situasi sulit menjelang musim hujan.

​”Saya merasakan betul kepedihan dan kecemasan Bapa, Mama, serta saudara-saudari sekalian yang masih bertahan di dalam tenda. Kehadiran saya di sini bukan sekadar menjalankan tugas reses, melainkan untuk memastikan bahwa suara dan aspirasi Bapak dan Ibu sekalian benar-benar didengar dan diperjuangkan,” tutur Osi Gandut.

​Osi Gandut menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi tersebut. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dan mendesak Pemda Kabupaten Manggarai beserta dinas/instansi terkait untuk melakukan evaluasi, validasi data yang transparan dan merata, serta mempercepat realisasi bantuan Huntara dan penanganan rehabilitasi rumah warga tanpa diskriminasi.

​Rangkaian kegiatan reses ini ditutup dengan sesi penyerahan seremonial bantuan beras kepada perwakilan masyarakat terdampak. Turut hadir menyaksikan momen penutupan tersebut Camat Reok Rita Udin, S.P., Lurah Baru Mince Ly, serta Pimcam Partai Golkar Kecamatan Reok, Egidius S. Bos.

​Usai menyerap aspirasi dan menyalurkan bantuan di Nanga Banda, Osi dijadwalkan melanjutkan agenda reses serupa untuk menyapa serta mendengarkan kebutuhan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Penulis: Bino Maot Editor: Bino maot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *