MANGGARAI, PENA1NTT.COM – UPTD Puskesmas La’o, yang berlokasi di Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu institusi pelayanan kesehatan masyarakat (PKM) unggulan di Kabupaten Manggarai, NTT.
Dedikasi tinggi dalam peningkatan mutu layanan, inovasi program kesehatan, serta komitmen kuat dari seluruh staf menjadikan PKM La’o sebagai role model yang patut dicontoh.
Kepala Puskesmas (Kapus) PKM La’o, Mikael Eduard Keluman, menyatakan bahwa fokus keberhasilan lembaganya terletak upaya peningkatan kualitas dan aksesibilitas, terutama melalui inovasi layanan kesehatan.
“Kami terus berupaya memastikan setiap masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan terbaik. Fokus kami adalah semua inovasi yang dilakukan benar-benar mampu menjangkau dan mengedukasi masyarakat,” ujar Kapus Edu kepada media ini, Selasa (02/12/2025).
Deretan Prestasi dan Pengakuan Berkelas Nasional
Pengakuan atas kinerja cemerlang PKM La’o dibuktikan dengan deretan penghargaan yang diraih, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Prestasi yang menonjol meliputi Piagam Penghargaan dari Bupati Manggarai pada 25 Maret 2025 atas komitmen tinggi terhadap inovasi daerah melalui program GPS PTM.
Selain itu, di kancah nasional, PKM La’o berhasil meraih Juara 3 Lomba Kreasi Penanggulangan Hepatitis dari Kementerian Kesehatan RI pada 29 Juli 2025, serta mendapatkan pengakuan sebagai Juara II Liga Faskes Primer yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Selain prestasi institusional, Kepala PKM La’o, Mikael Eduard Keluman, secara personal juga terpilih sebagai salah satu Kepala Puskesmas Ramah, Responsif, dan Solutif.
UPTD Puskesmas La’o Pimpin Kampanye Inovasi dan Kesehatan Reproduksi Remaja di Manggarai
PKM La’o sendiri terpilih dalam kategori Video Edukasi Puskesmas dan mendapatkan kehormatan untuk tampil pada hari puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Manggarai.
PKM La’o juga membuktikan komitmennya dalam pencegahan dan promotif dengan aktif menjalin kemitraan strategis.
Kolaborasi erat dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) menjadi sorotan, terutama melalui kegiatan Launching Inovasi Remaja Manggarai Menuju Generasi Emas 2045 dan Pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja, pada 20 hingga 21 November 2025.
PKM La’o menargetkan untuk terus mempertahankan predikat unggulan ini dan menjadi pusat rujukan utama bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Manggarai.
“Penghargaan dan kolaborasi ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan masyarakat. Kami berharap dapat terus melayani dan menjadi role model bagi puskesmas lainnya,” tutup Kapus Edu.
Kebanggaan Daerah dan Amanat Gerakan Peluk Sehat
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Jefrin Haryanto, menegaskan bahwa prestasi ini adalah cerminan dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh di Kabupaten Manggarai.
Dinkes Manggarai Reformasi Layanan Kesehatan Melalui Gerakan Peluk Sehat
Lebih lanjut, Kadis Jefrin mendorong seluruh fasilitas kesehatan (faskes) untuk berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan.
Hal tersebut juga sejalan dengan semangat “Gerakan Peluk Sehat” yang baru saja diluncurkan pada perayaan HKN ke-61, sebagai respons terhadap hasil survei kepuasan publik.
“Gerakan Peluk Sehat adalah komitmen kami untuk memulihkan, bukan sekadar menyembuhkan. Kami mendorong seluruh Kepala Puskesmas untuk tidak berhenti berinovasi, menatap dengan kasih, mendengar dengan empati, dan menyentuh dengan cinta. Mari kita layani, mari kita pulihkan dengan hati, demi mewujudkan Manggarai Sehat dan Mandiri,” pungkas Kadis Jefrin, mengutip sambutannya pada malam puncak HKN, Senin (01/12/2025).
Dukungan penuh dari Dinas Kesehatan ini diharapkan dapat mengakselerasi seluruh PKM di Manggarai untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan publik melalui inovasi berkelanjutan dan pendekatan Hospitality Based Care.














