Berita  

Warga Satar Punda Apresiasi Reses Junaidin: Siap Kawal Kasus Penjualan Kapal Ikan Bantuan

Reses Anggota DPRD Provinsi NTT, Junaidin, di Desa Satar Punda (Dok. Pribadi)

Manggarai Timur, Pena1ntt.com – Warga Desa Satar Punda dan Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Junaidin, saat melakukan kegiatan reses di wilayah tersebut, Sabtu (18/10/2025) malam.

Kehadiran Junaidin dinilai membawa angin segar bagi masyarakat pesisir, terutama karena komitmennya untuk menindaklanjuti dugaan penjualan kapal penangkap ikan bantuan pemerintah oleh ketua Kelompok Nelayan Cemara Pante di Desa Satar Punda.

Junaidin mengatakan, persoalan tersebut akan menjadi salah satu agenda penting dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTT dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT.

Menurutnya, penjualan kapal bantuan merupakan tindakan yang mencederai semangat program pemberdayaan nelayan kecil yang selama ini digalakkan pemerintah daerah maupun pusat.

“Saya akan mendorong agar kasus ini ditangani secara serius. Bantuan pemerintah tidak boleh disalahgunakan. Jika benar ada unsur penjualan, maka harus ada tindakan hukum yang tegas. Nanti saat Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, akan saya bahas secara khusus,” tegas Junaidin saat diminta tanggapannya melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/10/2025).

Ia juga menyoroti sikap tidak tegas Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai Timur yang dinilai lamban merespons laporan masyarakat terkait penjualan kapal bantuan tersebut.

“Sikap diam atau pembiaran dari pihak dinas justru menimbulkan kecurigaan publik. Mereka harus menunjukkan komitmen dalam mengawal setiap bantuan agar tepat sasaran,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Satar Punda melaporkan adanya praktik penjualan kapal bantuan kelompok nelayan Cemara Pante oleh ketua kelompok kepada pihak lain tanpa sepengetahuan anggota kelompok. Warga menilai tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan bantuan yang seharusnya dikelola secara bersama.

Menanggapi laporan itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai Timur sebelumnya mengakui bahwa pihaknya telah turun melakukan pemeriksaan pada tahun 2023 dan menemukan adanya indikasi penjualan alat tangkap serta satu unit perahu oleh ketua kelompok. Namun hingga kini, belum ada tindakan hukum yang diambil terhadap pelaku.

Selain menyoroti kasus tersebut, kehadiran Junaidin di wilayah itu juga mendapat apresiasi luas dari warga Desa Satar Punda dan Satar Punda Barat saat melakukan reses di sana pekan lalu. Warga menilai Junaidin sebagai wakil rakyat yang peduli dan turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat pesisir.

Tokoh masyarakat Desa Satar Punda Barat, Maksimus, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Junaidin yang datang meninjau langsung persoalan di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Junaidin. Ia datang, mendengar langsung keluhan kami, dan berjanji menindaklanjuti persoalan yang selama ini kami laporkan. Ini baru wakil rakyat yang benar-benar peduli,” ujarnya.

Warga berharap kehadiran Junaidin dapat membuka jalan penyelesaian yang adil bagi kasus penjualan kapal bantuan dan mendorong peningkatan pengawasan terhadap program bantuan pemerintah bagi kelompok nelayan.

Junaidin pun berharap RDP yang akan digelar nanti menjadi momentum memperkuat sistem pengawasan dan mempertegas tanggung jawab setiap pihak yang terlibat.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang di daerah lain. Bantuan untuk nelayan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: NinonkEditor: Irenius Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *