MANGGARAI, PENA1NTT.COM– Guratan haru tak mampu disembunyikan dari wajah Viviana Alfina Lindas (55). Bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan di bawah atap yang jauh dari kata layak, janda yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini akhirnya merasakan secercah harapan baru.
Pada Kamis pagi (9/4/2026), sebuah perubahan besar dimulai bagi warga Laci Paku, Kelurahan Laci Carep ini.
Melalui kepedulian Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, pembangunan rumah layak huni untuk Viviana resmi dimulai.
Sentuhan Adat dan Wujud Kepedulian Polri
Kegiatan ini diawali dengan penuh khidmat melalui ritual adat Manggarai. Prosesi dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sebelum peletakan batu pertama dilakukan.
Hadir mewakili Kapolda NTT, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah didampingi Kasi Dokkes Aipda Heribertus A. A.B. Tena dan Lurah Laci Carep Yohanes Pantur.
Dalam sambutannya, AKBP Levi menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung yang peka terhadap penderitaan sosial.
Ia menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan paling dasar.
AKBP Levi berharap, rumah baru ini nantinya tidak hanya menjadi sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol harapan dan penyemangat bagi penerima bantuan.
“Bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar seperti tempat tinggal yang layak bisa dirasakan oleh warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar AKBP Levi.
Air Mata Bahagia Penerima Bantuan
Bagi Viviana, bantuan ini lebih dari sekadar tumpukan batu dan semen. Sejak ditinggal sang suami, ia harus berjuang seorang diri menghidupi diri di sebuah gubuk sederhana yang kian dimakan usia.
Sambil menahan air mata, Viviana menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh jajaran Polda NTT.
“Ini adalah karunia besar dalam hidup saya. Saya tidak menyangka Bapak Kapolda begitu peduli pada rakyat kecil seperti saya,” ungkapnya lirih.
Ia juga menyelipkan doa agar Kapolda NTT dan seluruh jajaran kepolisian senantiasa diberi kesehatan dan perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas negara.
Pembangunan rumah ini diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan dimulainya peletakan batu pertama ini, Viviana tidak lagi hanya bermimpi tentang rumah yang kokoh, namun segera akan menempati sebagai hunian yang nyaman di masa tuanya.













