TANPA KOMPROMI! Respon Cepat Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto Sambangi Lansia Stroke 14 Tahun Usai Video Viral

TANPA KOMPROMI! Respon Cepat Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto Sambangi Lansia Stroke 14 Tahun Usai Video Viral (PENA1NTT.COM)

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Gerak cepat dan tanpa kompromi kembali ditunjukkan Kapolsek Reo, IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H. Bersama jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Reo, Polres Manggarai, Polda NTT, Kapolsek Reo langsung menyambangi rumah seorang lansia penderita stroke 14 tahun di Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, setelah videonya viral di media sosial.

Aksi humanis ini mendapat apresiasi luas dari warga Mata Air. Di saat warga masih menunggu kepastian bantuan dari pihak kelurahan, Polri justru hadir lebih dulu dengan aksi nyata.

Korban tersebut adalah Bonifasius Maku (62), warga Kampung Barangkolong, RT 14, Kelurahan Mata Air. Selama 14 tahun menderita stroke, ia hanya menggunakan tongkat dari bambu. Rumahnya hancur akibat gempa 7,7 magnitudo pada 15 Agustus 2026 lalu dan kini terpaksa tinggal di gubuk darurat berdinding bambu.

Kisah Bapak Bony viral setelah diunggah akun TikTok @rutenginfo.official, di mana putrinya Theresia Maria Rosari menceritakan kondisi sang ayah yang hanya mendapat bantuan beras 1 kg dan telur 4 butir.

Menanggapi viralnya video tersebut, IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H. tanpa menunggu lama langsung memerintahkan personel bergerak ke lapangan. Seperti terlihat dalam foto yang diterima redaksi PENA1NTT.COM pada Rabu (08/10/2026), Kapolsek Reo bersama Bhabinkamtibmas (Bripka Slamet) menyerahkan langsung bantuan tongkat kruk aluminium yang layak untuk Bapak Bony.

“Terima kasih banyak untuk Bapak Kapolsek Reo, Bapak IPDA Joko Sugiarto yang sudah peduli dengan kami. Bapak sudah datang langsung lihat kondisi bapak saya,” ujar Theresia Maria Rosari, putri Bapak Bony dengan mata berkaca-kaca.

Warga Mata Air pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polsek Reo di bawah kepemimpinan IPDA Joko Sugiarto.

“Salut untuk Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto! Respon cepat! Di saat kami bingung lapor ke mana, polisi justru datang duluan. Ini baru Polri Untuk Masyarakat,” tulis salah satu warga di grup Facebook Info Reo.

Aksi cepat IPDA Joko Sugiarto ini berbanding terbalik dengan pernyataan Lurah Mata Air saat dikonfirmasi PENA1NTT.COM pada Selasa (07/10) malam. Lurah Mata Air mengaku belum bisa memastikan kapan ada bantuan lanjutan.

“Mat malam, om ninonk. Nanti kalau ada bantuanx saya usahakan. Karena saya belum bisa pastikan kapan ada bantuanx lagi,” tulis Lurah Mata Air dalam pesan WhatsApp kepada media ini.

Hingga berita ini diterbitkan, daftar transparansi penerima bantuan yang diminta redaksi kepada Lurah Mata Air juga belum diberikan.

Sementara itu, Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan membantu warga terdampak gempa, khususnya warga rentan seperti lansia.

“Polri hadir untuk masyarakat. Apapun kondisinya, kami akan berusaha membantu. Untuk Bapak Bonifasius, ini adalah kewajiban kemanusiaan kami,” tegas IPDA Joko Sugiarto kepada media ini

 

 

 

Penulis: NinonkEditor: Irenius Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *