MANGGARAI BARAT, PENA1NTT.COM – Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi di ujung barat Pulau Flores.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, saat menghadiri upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo pada Selasa, (14/4/2026).
Dalam momen tersebut, tongkat komando Danlanal Labuan Bajo resmi berpindah dari Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra, M.Tr.Opsla kepada pejabat baru, Letkol Laut (P) Aan Harminanto, P.Sc (i).
Sinergitas untuk Keamanan Destinasi Internasional
AKBP Christian menyatakan bahwa dukungan penuh kepolisian terhadap kepemimpinan baru di Lanal Labuan Bajo adalah kunci menjaga stabilitas wilayah, terutama mengingat status Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di Lanal Labuan Bajo. Sinergitas TNI-Polri adalah harga mati untuk menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah ujung barat Pulau Flores ini,” tegas AKBP Christian.
Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin erat selama ini dapat semakin ditingkatkan untuk menjawab tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
“Tantangan ke depan di Labuan Bajo semakin kompleks. Hal ini menuntut komunikasi dan kerja sama yang solid guna memberikan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara,” tambahnya.
Inovasi Organisasi dan Soliditas Lintas Sektor
Upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat ini dipimpin langsung oleh Komandan Komando Daerah Marinir (Dankodaeral) VII, Laksda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla.
Dalam amanatnya, Laksda Joni menekankan pentingnya rotasi jabatan sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.
Menurutnya, rotasi jabatan tersebut merupakan sebuah kebutuhan strategis untuk menjaga ritme organisasi tetap dinamis.
“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan yang memiliki nilai dan makna strategis. Ini adalah wujud dinamika pembinaan organisasi serta penyegaran personel,” ujar Laksda Joni di hadapan pasukan upacara.
Tak hanya soal pertahanan, aspek penegakan hukum di laut (Kamla) juga menjadi sorotan utama.
Dankodaeral VII menginstruksikan Danlanal yang baru untuk mempererat komunikasi dengan instansi samping.
“Lanal Labuan Bajo harus mampu membina kerja sama yang baik dengan aparat terkait dalam penegakan hukum di laut demi kepentingan nasional. Sinergi dan koordinasi yang solid menjadi kunci dalam mewujudkan keamanan dan kedaulatan wilayah perairan,” pesannya.
Lebih lanjut, ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa perspektif segar dalam menghadapi tantangan kemaritiman yang kian kompleks.
“Kita ingin menghadirkan ide dan gagasan baru yang inovatif serta kreatif untuk terus meningkatkan kinerja organisasi,” tambahnya.
Kekompakan antarinstansi di Manggarai Barat terlihat jelas dari komposisi pasukan upacara yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kodim 1630/Mabar, Brimob Polda NTT, Polres Mabar, Lanal, Satpol PP, KSOP, hingga Basarnas.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, S.E., serta jajaran Forkopimda lainnya.
Prosesi diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru, menandai dimulainya estafet kepemimpinan demi kemajuan pertahanan maritim di wilayah tersebut.











