MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Gelombang kepedulian terhadap Marselinus Beke atau Arsen, siswa kelas 1 SDI Golo Lambo terus berdatangan.
Sosok bocah yang tetap semangat bersekolah meski menggunakan sepatu rusak ini memicu aksi solidaritas luar biasa dari berbagai kalangan.
Dukungan yang datang bukan sekadar bantuan materi. Paket seragam, sepatu baru, tas sekolah, hingga donasi dana pendidikan terus berdatangan dari para donatur di berbagai daerah.
Aksi nyata ini menjadi bukti kuatnya kepedulian masyarakat terhadap nasib pendidikan anak-anak di pelosok Manggarai.
Para donatur yang tergerak oleh kisah Arsen datang dari berbagai latar belakang, mulai dari individu, komunitas sosial, hingga instansi.
Mereka melihat kegigihan Arsen sebagai simbol harapan yang harus dijaga. Keikhlasan para dermawan ini memastikan Arsen kini bisa melangkah ke sekolah dengan fasilitas yang jauh lebih layak, tanpa harus merasa kecil hati karena keterbatasan ekonomi keluarganya.
Kepedulian kolektif ini seolah memberikan pesan kuat kepada Arsen. Ia tidak sendirian dalam mengejar cita-citanya.
Dukungan publik yang masif menjadi motor penggerak bagi pemulihan semangat belajar sang bocah cerdas yang dikenal mahir menulis rapi tersebut.
Komitmen dan Apresiasi Sekolah
Menanggapi banjirnya bantuan tersebut, pihak SDI Golo Lambo menyampaikan rasa haru sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya.
Kepala Sekolah SDI Golo Lambo, Tomas Aquino Jemahan, menegaskan posisi sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga masa depan Arsen.
“Kami mewakili keluarga Arsen dan seluruh keluarga besar sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang baik yang telah membantu. Kami sangat terharu melihat kepedulian masyarakat yang begitu besar terhadap anak didik kami,” ungkap Tomas kepada media ini, Selasa (24/02/2026).
Pihak sekolah menyatakan komitmen penuh untuk mengawal setiap bantuan yang masuk. Sekolah akan memastikan seluruh dukungan tersebut digunakan tepat sasaran demi kepentingan pendidikan Arsen.
Lebih dari itu, sekolah berjanji memberikan pendampingan berkelanjutan agar prestasi akademik Arsen terus berkembang.
“Bagi kami, Arsen adalah inspirasi. Sekolah berkomitmen terus mendampingi dan memastikan Arsen mendapatkan hak belajarnya secara optimal. Kami akan menjaga amanah para donatur dan memastikan semangat belajar Arsen tetap terjaga hingga ia meraih mimpinya,” tegas Tomas.
Langkah nyata dari para donatur dan komitmen kuat dari pihak sekolah diharapkan menjadi titik balik bagi masa depan Arsen.
Kisah ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan lembaga pendidikan dalam menyelamatkan mimpi anak bangsa di pelosok daerah.














