Kongres dan MPA di Ruteng, PMKRI Gagas Isu Pembangunan Nasional hingga Ekologi Integral

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng St. Agustinus menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI St. Thomas Aquinas yang akan berlangsung di Ruteng pada 19-25 Juli 2026.

Forum tertinggi organisasi ini didesain bukan sekadar untuk memantik pergantian kepemimpinan di level Pengurus Pusat (PP) PMKRI periode 2026-2028.

Lebih dari itu, agenda akbar ini menjadi panggung krusial bagi daerah untuk menguji dan membedah arah kebijakan pembangunan nasional.

Menguji Arah Kebijakan Pembangunan Nasional

Ketua PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, menegaskan bahwa kepercayaan yang telah diberikan oleh Forum MPA Merauke pada tahun 2024 kepada PMKRI Cabang Ruteng sebagai tuan rumah Kongres XXXIV dan MPA XXXIII adalah suatu kehormatan besar bagi cabang.

Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi Dewan Pimpinan Cabang Ruteng masa periode 2024-2026.

Dengan tingkat kesiapan yang sudah matang, PMKRI Cabang Ruteng optimis dapat menyelenggarakan forum ini secara lancar dan bermakna sebagai wadah kritis yang melahirkan rekomendasi konkret bagi pembangunan nasional.

“Hajatan Kongres dan MPA ini bukan hanya sekedar mempertemukan mahasiswa dari berbagai cabang se-Indonesia, tetapi menjadi moment untuk mencermati, menganalisis dan menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan yang mencakup isu-isu strategiis baik lokal, nasional hingga global dan menentukan arah gerak organisasi ke depannya,” ujar Kartika setelah melakukan konferensi pers, Sabtu (23/05/2026).

Melalui komitmen tersebut, PMKRI Cabang Ruteng menegaskan keterbukaan mereka dalam menyambut perwakilan dari seluruh wilayah Indonesia untuk berembuk bersama di bumi Manggarai.

“Kami siap menyambut seluruh kader PMKRI dari Sabang sampai Merauke. Mari datang ke Ruteng, berdiskusi, dan merumuskan bersama masa depan Indonesia,” tambahnya.

Keseriusan menyikapi dinamika kebangsaan ini tertuang dalam tema besar yang diusung, yakni Mempertegas Arah Pembangunan Nasional Menuju Indonesia yang Berdaulat dan Berkeadilan.

Tema ini merupakan hasil refleksi panitia dengan berkaca pada kondisi Indonesia umumnya dan NTT khususnya.

Narasi besar tersebut selanjutnya akan diulas lebih jauh melalui enam sub-tema strategis, mulai dari infrastruktur, SDM, martabat manusia, ekologi integral, ekonomi, hingga pariwisata.

Guna memperdalam bobot akademis dalam membedah enam sub-tema tersebut, Pengurus Pusat PMKRI periode 2024-2026 telah berkomitmen untuk menghadirkan pembicara-pembicara Nasional di Ruteng-NTT dalam forum diskusi publik dan stadium general.

Komitmen Ekologi dan Dampak Sosial Ekonomi Lokal

Keterkaitan antara materi kongres dan implementasi nyata di lapangan ditunjukkan melalui pendekatan manajemen acara yang akan diterapkan.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Pariwisata di Manggarai Nusa Tenggara Timur kepada para peserta.

Ketua Panitia Pelaksana Kongres dan MPA, Irenius Asin, menjelaskan bahwa PMKRI Cabang Ruteng akan memastikan seluruh kegiatan akan dilaksanakan dengan prinsip ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat lokal.

Langkah ini diambil agar perhelatan nasional tersebut tidak menjadi menara gading yang berjarak dari realitas sosial setempat.

“Kami ingin kegiatan ini memberi dampak yang positif, baik secara secara ekonomi maupun sosial bagi masyarakat manggarai,” kata Iren.

Iren menambahkan, sebagai tuan rumah, persiapan menuju perhelatan besar ini sudah dilakukan secara serius sejak cabang Ruteng ditetapkan sebagai penyelenggara.

Sinergi di tingkat lokal dan regional berjalan progresif karena kegiatan ini telah mendapat dukungan dari berbagai stakeholder terutama Pemerintah Provinsi NTT, Pemda Manggarai, Keuskupan Ruteng, senior/alumni PMKRI serta elemen-elemen masyarakat yang ada di Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *