Bukti Peningkatan Mutu Pendidikan, Lima Siswa SMAN 1 Welak Lolos SNBP 2026

SMAN 1 Welak

MANGGARAI BARAT, PENA1NTT.COM – SMA Negeri 1 Welak mencatatkan capaian membanggakan setelah lima siswanya berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Keberhasilan sekolah yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat ini menjadi tonggak penting sekaligus indikator meningkatnya kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah, Ferdinandus Jehadun, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata prestasi individu, tetapi buah dari kerja kolektif yang dibangun selama beberapa tahun terakhir.

“Ini bukan kesuksesan satu orang, tetapi kesuksesan lembaga. Kami sangat bangga karena ini hasil kerja bersama,” ujar Ferdinandus pada Rabu (15/04/2026).

Lebih lanjut dijelaskan Ferdinandus, upaya peningkatan mutu telah dilakukan sekolah secara bertahap sejak 2023.

Meski pada periode 2023 hingga 2025 belum membuahkan hasil, konsistensi dan evaluasi berkelanjutan akhirnya membawa perubahan signifikan pada tahun 2026.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah, Aventinus Mas Jon, menyebut keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan Kurikulum Merdeka dan pendekatan pembelajaran berbasis deep learning.

Ia menjelaskan bahwa sekolah terus beradaptasi dengan kebijakan pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas guru.

“Kami mendorong guru untuk terus memperbarui kompetensi agar pembelajaran semakin efektif dan relevan,” katanya.

Aventinus juga menyoroti tantangan era digital, terutama pola pikir instan di kalangan siswa. Untuk itu, sekolah menanamkan nilai disiplin, kemandirian, serta manajemen waktu.

Program pendukung seperti kegiatan “Spirit Pagi” sebelum KBM dimulai, serta metode belajar variatif melalui diskusi, kerja kelompok, hingga optimalisasi perpustakaan dan laboratorium turut diterapkan.

Sementara itu, Guru Kimia, Stephani Roswita Koni, menekankan bahwa SNBP membutuhkan konsistensi jangka panjang karena penilaian berbasis rapor dari semester satu hingga lima.

Stephani secara khusus memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah bekerja keras mengikuti seluruh tahapan.

“Ini bukan proses instan. Konsistensi adalah kunci utama,” tegasnya.

Kebahagiaan juga dirasakan para siswa. Mereka mengakui tantangan seperti rasa minder dan keterbatasan informasi sempat membayangi proses mereka.

Dari lima siswa yang lolos SNBP, tiga di antaranya adalah Yuliana Icha Satrini, Prudensius Tamur, dan Reinaldis Mutiara Bahagia.

Secara spesifik, Reinaldis diterima di Politeknik Negeri Jember melalui program studi PSDKU Teknik Informatika.

Sementara itu, Maria Ririntia Nanggur diterima di Universitas Nusa Cendana pada program studi Kimia, dan satu siswa lainnya juga berhasil lolos di perguruan tinggi negeri sesuai pilihannya.

Prudensius Tamur, salah satu siswa yang lolos menekankan pentingnya disiplin dalam mengatur prioritas.

Tak lupa, Pridensius menyampaikan terimakasih kepada para guru yang telah mendedikasikan diri melakukan pendampingan selama proses seleksi dilakukan.

“Kalau disiplin dan konsisten, pasti bisa mencapai hasil yang diinginkan,” ujar Prudensius.

Di akhir, para siswa berpesan kepada adik kelas untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini dan berani memiliki cita-cita besar.

Capaian ini mempertegas bahwa kolaborasi dan komitmen bersama, sekolah di daerah terpencil mampu bersaing di tingkat nasional.

Catatan Redaksi: Berita ini merupakan liputan mandiri yang dilakukan oleh: Indramaya Folenta, Amandus Deo Bandur, Maria Dasta Nafa dan Florentina T.P. Amba

Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *