MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Mahasiswa PGSD UNIKA Santu Paulus Ruteng turut mewarnai semarak perayaan Paskah di Stasi Santu Petrus Bongka, Paroki Lengko Ajang.
Rombongan mahasiswa tersebut disambut hangat oleh umat melalui prosesi adat Kapu Cai pada Rabu (01/04/2026).
Ritual Kapu Cai yang digelar di pintu masuk stasi merupakan manifestasi kearifan lokal dalam menghargai sesama dan alam ciptaan.
Dalam konteks asistensi ini, kehadiran ritual adat tersebut melambangkan ketulusan hati umat Stasi Bongka dalam menyambut tamu serta mensyukuri keagungan Tuhan melalui lanskap bebatuan unik dan kejernihan air yang menjadi ciri khas wilayah setempat.
Perwakilan mahasiswa, Boban Jehamur, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan nilai spiritual yang mereka terima sejak menginjakkan kaki di stasi tersebut.
“Integrasi budaya Manggarai dalam perayaan Paskah tahun ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan antarumat sekaligus melestarikan warisan leluhur di tengah arus modernisasi,” ujar Boban mewakili rekan-rekannya.
Selain membantu kelancaran liturgi selama masa Tri Hari Suci, para mahasiswa mendalami makna inkulturasi Gereja Katolik yang memadukan tradisi leluhur sebagai sarana penyambutan dalam momen suci kebangkitan Kristus.
Stasi Santu Petrus Bongka dipilih menjadi pusat kegiatan yang mempertemukan mahasiswa, umat, dan masyarakat umum dalam satu kesatuan spiritualitas serta kekayaan budaya lokal.
“Kehadiran kami merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Berharap kehadiran kami membawa berkat bagi semua umat di sini,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Florianus Goy Darson, Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Paskah Stasi Bongka menegaskan kehadiran mahasiswa memberikan energi positif bagi dinamika umat.
Pihak panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyambutan adat hingga puncak liturgi, telah dipersiapkan secara matang guna menciptakan suasana perayaan yang khidmat dan berkesan.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa PGSD Unika Ruteng bukan hanya membantu secara teknis liturgi, tetapi juga menjadi jembatan antara dunia akademis dan iman umat di tingkat basis. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan karakter dan spiritualitas generasi muda,” ungkap Florianus.
Demi mendukung kelancaran ibadah dan kenyamanan para pengunjung yang hadir menyaksikan prosesi ini, panitia telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung di area stasi.
Sarana tersebut meliputi area parkir berkapasitas luas dengan sistem keamanan terpadu, serta jalur menuju lokasi yang telah dioptimalkan bagi pejalan kaki maupun kendaraan.
Panitia juga menyiapkan area istirahat, titik dokumentasi visual dengan latar alam eksotis, serta fasilitas sanitasi yang memadai.
Masyarakat dari berbagai penjuru diundang hadir meresapi nuansa Paskah yang khas, mulai dari perayaan liturgi hingga penyambutan adat yang sarat nilai historis.
Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Lengko Ajang sebagai pusat reksa pastoral di wilayah Manggarai Timur terus berkomitmen dalam penguatan iman umat melalui pendekatan budaya dan sosial kemasyarakatan.













