Alo Oba Nilai Ada Tekanan dan Intimidasi, Minta Perlindungan Gereja Katolik

Alo Oba Nilai Ada Tekanan dan Intimidasi, Minta Perlindungan Gereja Katolik

LABUAN BAJO, PENA1NTT.COM – Alo Oba menggelar konferensi pers di Labuan Bajo, Rabu (11/2/2026), untuk menyikapi dugaan tekanan dan intimidasi yang ia sebut dilakukan oleh Pater Marsel Agot. Dalam pernyataannya, Alo mengaku merasa terus ditekan dan diintervensi sehingga memutuskan meminta perlindungan kepada otoritas Gereja Katolik.

Ia menyampaikan bahwa surat dan permohonan telah disampaikan kepada sejumlah pimpinan Gereja, yakni Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Pimpinan Provinsial Serikat SVD di Ruteng, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, hingga Sri Paus Leo XIV di Roma. Langkah tersebut, menurutnya, ditempuh agar persoalan yang dihadapinya mendapat perhatian dan pendampingan rohani.

“Saya anggap hal ini perlu dilakukan karena selama persoalan ini saya terus ditekan, diintervensi, dan diintimidasi secara terus menerus dari pihak Pater Marsel Agot. Saya butuh perlindungan dari Gereja supaya dapat didengar dan senantiasa didoakan biar bisa tenang dan tidak tergoncang dari upaya intimidasi dan tekanan dari pihak manapun,” tegas Alo Oba.

Alo juga menyoroti adanya dukungan yang disebutnya diminta oleh Pater Marsel Agot dari keluarga besar di beberapa anak kampung serta sejumlah gendang. Dukungan tersebut, menurut Alo, disampaikan melalui media sosial dan dinilainya sebagai bentuk tekanan terhadap dirinya.

“Bahwa Pater Marsel Agot telah meminta dukungan dari keluarga besar di beberapa anak kampung termasuk beberapa gendang yang telah memberikan pernyataan serius melalui media sosial, tentu ini bentuk upaya memberikan tekanan kepada saya,” ujarnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Alo menyampaikan sikapnya untuk tetap bertahan pada apa yang ia yakini sebagai kebenaran. Ia menegaskan bahwa langkah yang ditempuhnya bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk mendapatkan perlindungan dan ketenangan.

“Kami hanya ingin mendapat perlindungan dari Gereja Katolik agar didoakan biar aman dari setiap bentuk ancaman juga berbagai tekanan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pater Marsel Agot terkait pernyataan yang disampaikan Alo Oba. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan.

Penulis: Ricky Morgan Editor: Irenius Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *