JAKARTA, PENA1NTT.COM – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, membawa misi besar dalam forum nasional Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tahun 2026.
Di hadapan dewan juri yang terdiri dari para pakar dan budayawan, Bupati hery memaparkan visi strategis bertajuk “Membangun Rumah, Merawat Budaya: Modal Kolektif Menuju Indonesia Emas”.
Paparan ini menjadi bukti komitmen kuat dalam menempatkan identitas lokal sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
Kebudayaan Sebagai Fondasi Karakter Bangsa
Dalam presentasinya, Bupati Hery menekankan bahwa pembangunan sebuah daerah tidak boleh hanya terfokus pada kemajuan fisik semata.
Bangun Kepercayaan Publik, Pemkab Manggarai Perkuat Kemitraan Strategis dengan Awak Media
Ia memandang rumah dan komunitas adat merupakan titik awal yang krusial bagi pembentukan karakter dan solidaritas sosial masyarakat.
Prinsip ini diyakini sebagai energi utama untuk meningkatkan daya saing daerah di kancah nasional dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
“Merawat budaya berarti merawat peradaban. Dari rumah dan komunitas lokal, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan identitas bangsa ditumbuhkan sebagai modal kolektif menuju masa depan Indonesia yang maju dan berkarakter,” ujar Bupati Hery.
Sinergi Kebijakan dan Peningkatan Ekonomi Kreatif
Keseriusan Bupati Hery tidak hanya berhenti pada konsep, namun juga dituangkan dalam program strategis yang sistematis.
Pemkab Manggarai Targetkan 25% Realisasi Belanja Triwulan I Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Manggarai kini mengintegrasikan budaya ke dalam berbagai sektor, mulai dari penguatan komunitas adat, kurikulum pendidikan, hingga sektor pariwisata.
Dalam memperkuat akselerasi pembangunan tersebut, Bupati Hery menegaskan bahwa sinergi dengan pers sebagai pilar keempat demokrasi merupakan hal yang vital.
Baginya, pemajuan kebudayaan tidak dapat berjalan secara parsial tanpa keterlibatan aktif media dalam mengawal narasi publik.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, media dan insan pers adalah mitra strategis. Kolaborasi ini memastikan bahwa nilai luhur Manggarai tidak hanya menjadi dokumentasi sejarah, tetapi tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Dampak nyata dari visi ini juga terlihat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif di Manggarai.
Tutup Masa Sidang 2025, Bupati Hery dan DPRD Manggarai Solid Tatap Pembangunan 2026
Dalam forum tersebut, Bupati Hery memamerkan berbagai produk unggulan binaan Dekranasda yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus menjadi sumber ekonomi baru bagi warga.
Ketajaman visi dan penguasaan materi yang ditunjukkan Bupati Hery berhasil memukau dewan juri yang terdiri atas Ahmad Munir, Sujivo Tejo, Dr. Nungki Kusumastuti, Yusuf Susilo Hartono, dan Agus Dermawan T.
Dalam sesi dialog, Bupati Manggarai mampu menjawab tantangan mengenai kesinambungan kebijakan dan keterlibatan generasi muda secara komprehensif.
Kemampuan ini mempertegas posisi Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menjadikan kebudayaan sebagai arus utama pembangunan.
Berkat konsistensi dan inovasi yang telah ditunjukkan, Bupati Hery kini muncul sebagai salah satu kandidat kuat penerima Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026.
Realisasi Pajak Daerah Tembus 70,57%, Bapenda Manggarai Optimis Sambut Kebangkitan Fiskal 2026
Penghargaan prestisius ini direncanakan akan diserahkan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Provinsi Banten pada 09 Februari 2026.
Momentum tersebut dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi bagi para pemimpin daerah yang berintegritas dalam menjaga identitas budaya bangsa.














