Pasca Kemunculan Buaya di Pantai Motor Pecah, Polsek Reok Beberkan Fakta Video Viral Terbaru

Manggarai, Pena1-Ntt.com
–Kepolisian Sektor (Polsek) Reok bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait kemunculan satwa liar berupa buaya di kawasan pesisir.

Selain memperketat pengamanan di lapangan, pihak kepolisian juga meluruskan simpang siur informasi terkait video amatir yang mendadak viral di media sosial pada Jumat (15/05/2026).

Kronologi Awal di Pantai Motor Pecah

​Geliat kewaspadaan warga bermula pada Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Petugas Bhabinkamtibmas setempat menerima laporan bahwa seekor buaya berukuran cukup besar muncul hingga ke bibir Pantai Motor Pecah, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok.
​Mengingat lokasi tersebut merupakan kawasan pemukiman padat, Kapolsek Reok, IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., langsung memerintahkan personelnya untuk turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Berdasarkan keterangan saksi mata, predator tersebut sempat mendekati daratan sebelum akhirnya dihalau oleh warga setempat menggunakan sampan. Buaya tersebut kemudian dilaporkan bergerak ke arah Barat menuju Pantai Torong Besi.

Kapolsek Reok Luruskan Lokasi Video Viral

​Dua hari pasca-kejadian tersebut, tepatnya pada Jumat (15/05/2026), masyarakat kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan kemunculan buaya di sebuah dermaga. Video ini dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran karena dinarasikan terjadi di Dermaga Pelabuhan Reo umum.

​Saat dihubungi oleh awak media melalui pesan singkat untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Kapolsek Reok meluruskan bahwa lokasi yang terekam dalam video viral itu bukanlah Dermaga Pelabuhan Reo umum.

​”Kelihatannya dermaga Pertamina, video yang sebelumnya. Iya, arah ke Motor Pecah,” ungkap Kapolsek Reok saat memberikan keterangan tertulisnya.

​Meski lokasi dalam video merupakan area Dermaga Pertamina Reo (jalur yang mengarah ke Pantai Motor Pecah), pihak kepolisian mengingatkan bahwa area tersebut masih berada dalam satu garis kawasan pesisir yang sama dengan lokasi kemunculan pertama. Oleh karena itu, potensi bahaya dinilai tetap ada dan perlu diantisipasi.

5 Poin Imbauan Keamanan Polsek Reok

​Menyikapi situasi yang berkembang, Polsek Reok melalui unit Bhabinkamtibmas mengeluarkan lima instruksi keamanan penting yang wajib diperhatikan oleh seluruh warga pesisir:

1. Hindari Aktivitas Air: Masyarakat diminta untuk sementara waktu tidak berenang, memancing, atau melakukan aktivitas di sekitar lokasi kemunculan buaya guna mengantisipasi kembalinya satwa tersebut.

2. Waspada Pesisir Torong Besi dan Area Pertamina: Bagi warga di sekitar Pantai Torong Besi, Pantai Motor Pecah, hingga area Dermaga Pertamina diimbau meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap pergerakan buaya.

3. Pengawasan Ketat Anak-Anak: Orang tua diinstruksikan untuk mengawasi anak-anak mereka secara ketat agar tidak bermain di bibir pantai atau area dermaga tanpa pendampingan.

​4. Prosedur Pelaporan Cepat: Jika masyarakat kembali melihat keberadaan buaya tersebut di sekitar pemukiman atau pantai, diharapkan segera menghubungi pihak berwenang atau Polsek Reok.

​5. Kepatuhan Instruksi: Seluruh elemen masyarakat dan pekerja di sekitar pesisir diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

​Aparat kepolisian menegaskan akan terus melakukan patroli berkala dan memantau perkembangan situasi di sepanjang garis pantai Kecamatan Reok. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi benar-benar kondusif dan aman, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa cemas.

Penulis: Bino Maot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *