Cuaca Ekstrem, Bandara Frans Sales Lega Umumkan Pembatalan Operasional Wings Air

Bandara Frans Sales Lega Ruteng

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Maskapai Wings Air resmi menghentikan sementara operasional penerbangan rute Kupang–Ruteng (KOE–RTG) dan sebaliknya mulai 4 Maret hingga 31 Maret 2026.

Keputusan pembatalan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan penerbangan di wilayah Manggarai.

Kepala Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Punto Widaksono, mengonfirmasi pemberitahuan resmi dari pihak maskapai tersebut pada Selasa (3/3/2026) malam.

Rute yang terdampak mencakup nomor penerbangan IW 1991 dan IW 1990 yang dioperasikan menggunakan pesawat jenis ATR 72-500/600.

“Kami sampaikan pemberitahuan Cancel Flight Wings Air. Mulai tanggal 04 Maret s/d 31 Maret 2026 dan akan Operate kembali pada tanggal 01 April 2026,” ujar Punto saat meneruskan pesan resmi maskapai kepada media ini.

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Visibilitas Rendah

Berdasarkan analisis teknis BMKG Bandara Frans Sales Lega, wilayah udara Ruteng saat ini didominasi kumpulan awan cumulonimbus (CB).

Kecepatan angin di sekitar landasan pacu terpantau mencapai kisaran 30 hingga 50 kilometer per jam, sebuah kondisi yang sangat berisiko bagi proses lepas landas maupun pendaratan.

Punto menjelaskan distribusi awan rendah dengan tinggi dasar di bawah 1.500 meter saat ini cukup tinggi, dengan persentase mencapai 60 hingga 75 persen.

Kondisi ini diperburuk munculnya fenomena low ceiling atau awan sangat rendah di bawah 500 meter yang memiliki frekuensi hingga 50 persen. Situasi tersebut memicu kabut tebal dan memperpendek jarak pandang pilot secara signifikan.

Data meteorologi menunjukkan wilayah Manggarai tengah mengalami peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan sejak Februari 2026.

Kondisi ini dipicu aktifnya Monsun Asia, fenomena La Niña lemah, serta pengaruh gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin.

Adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah NTT yang didukung suhu muka laut hangat turut meningkatkan suplai uap air ke lapisan atmosfer.

Kombinasi faktor alam tersebut memperkuat pertumbuhan awan konvektif yang berdampak langsung terhadap keselamatan operasional pesawat berukuran besar seperti ATR 72-600 milik Wings Air.

Permohonan Maaf dan Imbauan Penumpang

Pihak Wings Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa transportasi udara di Kabupaten Manggarai dan sekitarnya.

Manajemen menekankan pembatalan ini murni demi menjaga standar keselamatan jiwa penumpang serta awak pesawat.

“Mohon maaf atas pemberitahuan ini kepada seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi udara Kabupaten Manggarai dan sekitarnya. Menjadi permakluman bagi kita semua dalam menjaga keselamatan penerbangan (dikarenakan alasan cuaca) dari dan menuju Bandara Frans Sales Lega,” pungkas Punto mengutip pernyataan maskapai.

Masyarakat yang telah memiliki tiket pada periode tersebut diimbau segera menghubungi pihak maskapai untuk proses penyesuaian rencana perjalanan.

Wings Air dijadwalkan kembali beroperasi normal pada 1 April 2026, sembari terus memantau perkembangan cuaca di lapangan.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: Nana Patris AgatEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *