Penulis: Anastasia Susanti Niran (Mahasiswi STIPAS St. Sirilus Ruteng)
MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Hak asasi manusia merupakan hak dasar yang dimiliki setiap manusia sejak lahir. Hak tersebut tidak diberikan oleh negara, Melainkan melekat pada setiap pribadi manusia sebagai ciptaan tuhan.
Oleh karena itu, hak asasi manusia harus dihormati,dijaga,dandilindungi oleh siapa pun, terutama oleh negara. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hak asasi manusia memiliki hubungan yang sangat erat dengan konsep negara hukum.
Negara hukum Adalah negara yang menjelaskan pemerintahan berdasarkan hukum, bukan berdasarkan kekuasaan semata.
Dalam negara hukum,setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan suku,agama,ras,golongan maupun status sosial.
Menurut saya, hak asasi manusia merupakan fondasi utama dalam membangun negara hukum yang adil dan demokratis.
Negara hukum yang baik tidak hanya menegakkan aturan,tetapi juga menjamin perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.
Hukum tidak boleh dijadikan alat untuk menindas rakyat, melainkan harus menjadi sarana untuk menciptakan keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan bersama.
Apabila suatu negara memiliki hukum yang kuat tetapi tidak menghargai hak asasi manusia, maka negara tersebut belum dapat dikatakan sebagai negara hukum yang sesungguhnya,
Di Indonesia, perlindungan hak asasi manusia telah diatur dalam Undang-undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun1945, khususnya pada pasal pasal 28A sampai pasal 28J.
Dalam pasal-pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk hidup, memperoleh Pendidikan, menyampaikan pendapat, mendapatkan perlindungan hukum, serta hak untuk hidup secara layak.
Selain itu, Indonesia juga memiliki Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia yang menjadi dasar hukum dalam melindungi hak Masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia berusaha menjadi negara hukum yang menghormati hak asasi manusia.
Namun dalam kenyataannya, masih banyak pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Tengah masyarakat. Misalnya Tindakan diskriminasi, kekerasan, ketidakadilan hukum, perundungan, pelanggaran kebebasan berpendapat, hingga penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak tertentu.
Kadang-kadang hukum terlihat tajam kepada Masyarakat kecil tetapi lemah terhadap orang yang memiliki kekuasaan atau jabatan. Status seperti ini dapat mengurangi kepercayaan Masyarakat terhadap hukum dan pemerintah.
Oleh sebab itu, penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tidak memihak agar hak asasi manusia benar-benar terlindungi
Selain pemerintah, Masyarakat juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga hak asasi manusia. Banyak orang menuntut haknya, tetapi lupa menghargai hak orang lain. Padahal hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.
Contohnya, seseorang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga wajib menghormati pendapat orang lain.
Dalam kehidupan sehari-hari, penghormatan terhadap hak asasi manusia dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, tidak melakukan kekerasan, tidak menghina orang lain, dan menjaga toleransi dalam kehidupan bersama.
Di era modern saat ini, perkembangan teknologi dan media sosial juga membawa tantangan baru dalam perlindungan hak asasi manusia.
Banyak kasus penyebaran ujaran kebencian, berita bohong, perundungan digital, dan pelanggaran privasi yang terjadi melalui internet.
Kebebasan berekspresi memang merupakan hak setiap orang, tetapi kebebasan tersebut tetap harus dibatasi oleh hukum dan moral agar tidak merugikan orang lain.
Oleh karena itu, Masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menggunakan tegnologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Menurut pendapat saya, Pendidikan mengenai hak asasi manusia sangat penting untuk ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Dengan memahami hak asasi manusia, generasi muda akan belajar menghargai sesama, menjunjung tinggi keadilan, dan hidup secara demokratis.
Pendidikan hak asasi manusia juga dapat membantu mengurangi Tindakan kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi yang masih sering terjadi dalam kehidupan sosial.
Sebagai warga negara Indonesia, kita perlu menyadari bahwa hak asasi manusia bukan hanya tentang menuntut hak pribadi, tetapi juga tentang menghormati martabat manusia secara keseluruhan.
Setiap orang berhak diperlakukan secara adil dan manusiawi. Oleh sebab itu, semua pihak harus bekerja sama untuk menjaga dan menegakkan hak asasi manusia demi terciptanya negara hukum yang adil dan benar-benar beradab.













