Opini  

Harmoni Iman SMPK Sinar Ponggeok: Membangun Pondasi Gereja yang Hidup dan Relevan

Koor Anak Asrama SMPK Sinar Ponggeok Menjadi Investasi Terbaik Gereja, Memberdayakan Generasi Muda dalam Seluruh Pelayanan Liturgi

Penulis: Nataly Tapung

MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Di tengah derasnya arus dunia modern yang kerap mengalihkan perhatian, sebuah melodi spiritual yang otentik terdengar dari Paroki St. Arnoldus Janssen Ponggeok.

Bukan gemerlap panggung, melodi spiritual lahir dari lantunan suara tulus anak-anak asrama putra dan putri SMPK Sinar Ponggeok yang berhasil menghidupkan Misa Minggu, membawa kesegaran iman dan harapan baru bagi seluruh umat.

Keputusan Paroki St. Arnoldus Janssen Ponggeok untuk mempercayakan tanggung jawab koor dan seluruh pelayanan liturgi kepada anak-anak asrama adalah tindakan visioner.

Langkah ini jauh melampaui sekadar pengisian jadwal; ini adalah investasi nyata dalam pengembangan spiritual dan sosial generasi muda.

Dengan memberikan tanggung jawab krusial ini, Paroki menunjukkan kepercayaan mutlak pada kemampuan anak-anak, sekaligus menyediakan wadah vital bagi mereka untuk bertumbuh dalam iman dan semangat pelayanan.

Keberhasilan inisiatif ini ditopang oleh dukungan tanpa batas dari tim pembina.

Peran krusial diemban oleh Romo John Mustaram sebagai Pastor Paroki, RD. Marselinus Nono, Frater, para suster pembina dari biara Compasionis, dan Ibu Susan sebagai penyuluh agama sekaligus pelatih koor.

Dukungan mereka bukan hanya bersifat administratif, melainkan merupakan bimbingan spiritual dan motivasi yang menciptakan lingkungan kondusif.

Lingkungan ini memungkinkan anak-anak mengembangkan bakat musik mereka, memahami makna Ekaristi, dan merasakan sukacita sejati dalam melayani Allah dan sesama.

Antusiasme anak-anak asrama SMPK Sinar Ponggeok adalah bukti nyata dari semangat pelayanan yang murni.

Meskipun dengan segala keterbatasan teknis yang mungkin mereka miliki, semangat mereka untuk memberikan yang terbaik tidak pernah surut.

Ketulusan ini adalah cerminan dari iman yang hidup, keinginan untuk berkontribusi aktif dalam perayaan Ekaristi, dan rasa memiliki yang mendalam terhadap komunitas gereja.

Partisipasi mereka bahkan meluas melampaui koor. Anak-anak asrama terlibat penuh dalam seluruh perayaan Ekaristi, mulai dari menjadi ajuda (misdinar), lektor/lektris, hingga menjadi pemazmur.

Kepercayaan penuh ini membekali mereka dengan pengalaman berharga dalam keterampilan berbicara di depan umum, kepemimpinan, dan kerja sama tim.

Semangat pelayanan anak-anak asrama ini selaras sempurna dengan pesan Injil Lukas 21:5-19, yang menjadi bacaan pada Misa hari Minggu ini, 16 November 2025: “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan hidup.”

Pesan Yesus tentang ketekunan menghadapi tantangan sangat relevan bagi anak-anak di asrama.

Meskipun menghadapi kesulitan dalam belajar atau beradaptasi, dengan keteguhan hati dan semangat pelayanan, mereka mampu mengatasi rintangan dan menjadi berkat bagi sesama.

Kisah ini adalah bukti hidup bahwa iman yang teguh menghasilkan ketahanan.

Paroki St. Arnoldus Janssen Ponggeok telah berhasil menyajikan pelajaran penting tentang inklusivitas dan pemberdayaan.

Dengan memberikan kesempatan aktif kepada anak-anak asrama, Paroki menjadikan mereka agen perubahan positif.

Anak-anak belajar bahwa suara mereka dihargai, kontribusi mereka penting, dan mereka memiliki peran sentral dalam membangun gereja yang hidup dan relevan bagi setiap generasi.

Inisiatif ini perlu terus didukung melalui pelatihan lanjutan dan perluasan keterlibatan mereka ke program lain (pelayanan sosial, kepemimpinan).

Lebih jauh lagi, kisah ini adalah inspirasi bagi seluruh paroki di Indonesia.

Generasi muda adalah pewaris iman dan pembawa pembaharuan. Dengan melibatkan mereka, kita memastikan gereja tetap dinamis, responsif, dan siap menyambut masa depan.

Kisah tentang Harmoni Iman SMPK Sinar Ponggeok adalah secercah harapan yang gemilang.

Di tengah kesederhanaan, terpancar pelayanan, ketekunan, dan iman yang mendalam.

Semoga harmoni yang mereka ciptakan terus bergema, menginspirasi kita semua untuk berinvestasi pada generasi muda, karena di tangan merekalah masa depan gereja dan bangsa ini berada.

IMG-20260217-WA0004
Penulis: Dionisius Upartus Agat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *