Opini oleh Rifladus Jatan Kerau (Mahasiswa UNIKA Santu Paulus Ruteng)
MANGGARAI, PENA1NTT.COM – Pendidikan merupakan proses penting dalam membentuk manusia yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan. Namun, dalam praktiknya, pendidikan sering kali lebih berfokus pada nilai akademik daripada pemahaman dan pembentukan karakter peserta didik.
Menurut saya, keberhasilan pendidikan tidak seharusnya hanya diukur dari nilai ujian atau peringkat di kelas. Nilai yang tinggi memang penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seseorang. Pendidikan juga harus mampu mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis.
Saat ini, masih ada peserta didik yang belajar hanya untuk mendapatkan nilai bagus, bukan untuk memahami materi. Akibatnya, mereka mungkin mampu menjawab soal ujian, tetapi kesulitan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa proses belajar perlu lebih menekankan pemahaman, bukan sekadar menghafal.
Oleh karena itu, guru dan dosen perlu menciptakan suasana belajar yang mendorong peserta didik untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Di sisi lain, peserta didik juga harus memiliki kesadaran bahwa belajar merupakan proses untuk mengembangkan diri, bukan hanya untuk memperoleh nilai.
Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu membentuk manusia cerdas sekaligus berkarakter. Sudah saatnya kita memandang keberhasilan pendidikan secara lebih luas, karena tujuan pendidikan bukan hanya menghasilkan nilai yang tinggi, melainkan juga mempersiapkan manusia agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.













